
Kapan sih sebaiknya ganti ban mobil ?
Sebelum kita bahas tentang konten untuk edisi Minggu ini, Mimin sedikit lampirkan sebuah foto ban mobil. Walaupun tidak begitu fokus menyorot pada ban tapi lebih banyak ke tampilan depan mobil, namun pada intinya topik pembahasan kita akan lebih ke pokok ban mobilnya ya kak. Anggap saja apa yang kita posting di atas hanyalah ilustrasi simpel saja. Sekitarnya Anda sudah bisa memahami, maka bagi kami itu sudah kita rasa cukup.
Sebelum kita masuk ke poin utama, maka satu hal yang harus kita sepakati bersama adalah masalah fungsionalitas ban mobil. Kita tahu bahwa komponen satu ini merupakan komponen mutlak yang secara estetika hinga fungsional paling mutlak diandalkan. Tanpa sebuah benda ini, mustahil kendaraan bisa berjalan dan berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Kalau ibarat manusia ya ini adalah kakinya. Bedanya, kalau kaki manusia memanjang kebawah tapi kalau kaki mobil ya berbentuk bulat ini guys. Hebatnya sebuah roda kendaraan adalah mampu menopang seluruh berat kendaraan ribuan kilogram. Wah, gula banget ya ! Itu belum dengan berat penumpang yang jika naik semakin besar beban yang ditanggung.
Namun, karena perannya sangat vital ini maka jangan sampai kamu terlena dengan soal perawatan ataupun penggantian ban secara teratur. Berikut ini, tim Modifikasi Auto Detailing Jogja sudah menyiapkan sedikit tips untuk mengenali kapan waktunya ban mobil perlu diganti ;
A. Sudah Mulai Halus
Semakin lama masa pakai ban, maka kondisi karet batikan akan semakin berkurang sehingga lama kelamaan ban akan menjadi halus atau gundul. Jika ban mobilmu sampai mendekati gundul atau bahkan sampai halus banget maka udah otomatis daya cengkeramnya kurang bagus. Ketemu jalan licin, nanjak, dia akan lebih mudah selip sehingga kurang nyaman untuk dibawa. Kondisi ini akan lebih buruk lagi jika sampai keparahan gundul hingga mengeluarkan benang-benang atau kawat penyusun karet ban. Jangan sampai yak gaess !
B. Sudah Banyak Tambalan
Salah satu kriteria atau kondisi dimana ban sebuah mobil itu seharusnya diganti ke ban baru adalah ketika jumlah tambalan sudah banyak. Sebaiknya idealnya ban tubeless yang ditambal hanya satu hingga maksimal 3 titik saja. Bahkan ada pula yang berpendapat kalau 2 titik tambalan saja sudah cukup jelek. Jika kondisi ban Anda memiliki banyak sekali titik tambalan lebih dari 3 titik itu sebetulnya sudah tidak layak pakai lagi loh sob. Mendingan ganti aja deh daripada menanggung resiko.
C. Usia Ban Tua
Nah, selain masalah kondisi ban yang halus dan banyak tambalan. Ternyata masih ada kriteria lain bahwa ban mobil tidak layak pakai adalah ketika Anda mengecek usia ban ternyata sudah sangat tua. Menurut banyak pakar otomotif, usia ban yang lebih dari 5 tahun sebetulnya tidak direkomendasikan loh. Gimana kalau masih tebal ? Meskipun setebal apapun tapi kalau sudah tua ya secara kualitas pasti akan menurun.
D. Memiliki Bocor Yang Susah Diobati
Tidak semua jenis kebocoran pada ban bisa diatasi sempurna dengan tambal tubeles seperti umumnya. Beberapa kasus kebocoran standar masih bisa diatasi dengan tambal tubles biasa. Namun pada kondisi lubang tertentu, ada juga yang setiap sudah ditambal akan pulih bocor lagi. Kalau sudah begini, wajib belikan yang baru saja deh !
Dan masih ada lagi ciri-ciri lainnya, namun yang ketiga di atas yang wajib kamu cek baik-baik ya kak.
Sedikit iklan, buat kamu yang pengen perawatan penampilan kendaraan menjadi kinclong yuk mampir aja ke Modiu Auto Detailing Jogja. Kami melayani perawatan full detailing, coating, anti karat dan juga pasang peredam. Yuk agendakan buat mampir !