
Wah kayaknya tahun ini kalian sudah memasang target harus memiliki motor atau mobil baru untuk mobilitas harian agar makin lancar. Untuk pengadaan kendaraan ini, sebenarnya tidak hanya opsi cash saja yang bisa kalian pilih. Justru opsi paling banyak diambil oleh sebagian besar orang adalah membelinya secara kredit. Yang menarik dari pembelian kredit ini adalah dimana Anda tidak harus memiliki dana sebesar harga kendaraan untuk bisa mulai membawa pulang. Sebagai contoh saja, misalkan Anda mau beli mobil seharga 100 juta maka dengan uang 25 juta saja atau bahkan dengan 10 juta saja sudah bisa bawa mobil pulang. Dan uang tersebut nantinya akan menjadi uang DP yang sisanya dibayarkan perbulan dengan hitungan angsuran baik 2 jutaan, 3 jutaan atau bahkan 4 jutaan.
Untuk pembelian kendaraan secara kredit ini umumnya memerlukan pihak ketiga atau yang bisa kita kenal leasing. Pihak leasing adalah pihak ketiga yang bertugas sebagai pembiayaan dana untuk pembelian kendaraan tersebut. Dimana nantinya tanggung jawab pembayaran sampai ke pelunasan akan dipindahkan ke pihak leasing. Lantas, apakah kamu punya rencana untuk membeli kendaraan secara kredit ?
Namun sebelum memutuskan pembelian kredit, ada baiknya Anda mempelajari beberapa hal dibawah ini agar tidak salah melangkah.
A. Pelajari Simulasi Kreditnya
Untuk hal pertama yang kalian bisa cermati sebelum memutuskan membeli kendaraan secara kredit adalah memahami simulasi kredit kendaraan yang akan Anda beli. Dengan memahami simulasi ini maka Anda akan memiliki gambaran hitungan cicilan per bulannya. Bahkan simulasi ini bisa kita cek dengan rincian 2 tahun hingga yang terlama sampai 6 tahun. Kemudian, setiap bank pembiayan / leasing juga punya perhitungan simulasinya masing-masing.
B. Cek Asuransi Kendaraan
Hal yang perlu Anda cek kedua adalah terkait asuransi pada saat akan mengambil kredit kendaraan. Asuransi kendaraan bekas adalah banyak jenisnya. Ada yang sifatnya TLO atau total loss only dan ada juga yang All Risk.
Asuransi TLO adalah total loss only yang artinya pertanggungan kendaraan hanya pada resiko kehilangan saja. Kemudian untuk Asuransi All Risk adalah asuransi terhadap segala jenis resiko bahkan termasuk kecelakaan, kerusakan dan juga kebakaran. Perbedaan pilihan asuransi ini akan membuat hitungan kredit juga menjadi berbeda. Kira-kira mana nih yang cocok dengan kebutuhan dan kemantapanmu.
C. Pelajari Kemampuan Finansial Kamu
Untuk bagian yang ketiga adalah mempelajari kemampuan finansial kita dalam mengambil kredit. Mengapa harus dianalisa ? Agar kemampuan mengangsur kita bisa disesuaikan dengan gaji. Sebagai contoh jika kita punya gaji 6 juta perbulan. Apakah mungkin kita akan mengambil angsuran perbulan 5 jutaan dengan biaya hidup 2 jutaan ? Tentu tidak.
Biasanya beberapa ahli keuangan menyarankan mengambil nilai kredit angsuran sebesar sepertiga dari gaji kita. Sebagai contoh dalam kasus tersebut maka kemampuan angsuran yang aman adalah di angka 2 jutaan.
D. Cek Kredibilitas Penyedia Pembiayaan Unit
Selain itu jangan lupa untuk mengecek kredibilitas si pemberi pinjaman pendanaan kendaraan. Apakah kredibilitasnya cukup bagus atau tidak. Apakah nantinya BPKP yang kita jaminkan disana akan aman atau tidak ? Dan sebaiknya hanya mengambil kredit di perbankan atau leasing yang terpercaya saja.

Setelah beli unitnya, jangan lupa untuk dibawa ke Modiu Auto Detailing Jogja untuk kami rawat.
Kami punya penawaran Coating untuk mobil baru agar cat terawat dan tidak mudah kena baret. Selain itu untuk mobkas ada opsi salon, detailing dan juga perawatan lain agar kendaraan jadi kinclong dan seperti baru.