10 Sumber Baret Lecet Mobil Yang Wajib diwaspadai

Seorang pemilik mobil seringkali tidak menyadari ketika ada muncul lecet atay baret di mobilnya. Hal ini mungkin disadari ketika dia sedang mencuci mobilnya dan menemukan beberapa titik baret tanpa sepengetahuannya dari mana asal muasalnya.

Untuk mempelajari asal muasal ini, tim Modiu telah membuat sebuah analisa beberapa kemungkinan berdasarkan faktor paling umum terjadi. Yuk simak dan pelajari artikel lengkap kami.

Sumber Goresan Lecet pada Mobil dan Penyebab Umumnya

Mobil adalah salah satu aset berharga yang perlu dirawat dengan baik. Namun, meskipun dijaga dengan hati-hati, goresan dan lecet pada bodi mobil kerap terjadi baik dengan sepengetahuan atau tanpa sepengetahuan, baik akibat faktor internal maupun eksternal. Berikut adalah beberapa sumber utama penyebab goresan lecet pada mobil:

1. Gesekan dengan Kendaraan Lain

Nah, kita pelajari dari kemungkinan yang pertama ini dulu yuk sob. Yaitu bisa saja terjadi di tempat parkir atau di jalanan yang sempit. Misalnya saja, Situasi parkir yang sempit atau berkendara di jalan yang padat sering kali menyebabkan mobil bersentuhan dengan kendaraan lain. Gesekan tersebut bisa menimbulkan goresan halus hingga lecet parah pada bodi mobil, terutama jika mobil lain memiliki sisi yang kasar atau tajam. Hal ini kadang bisa dirasakan pengendara, namun ada juga yang kadang lebih fokus melihat pandangan kedepan.

2. Terserempet Benda Tajam

Kemungkinan keduanya adalah Benda tajam seperti paku, pagar kawat, atau ranting pohon yang dengan mudah merusak permukaan cat mobil. Jika mobil diparkir di area yang sempit dan kurang aman, risiko ini meningkat. Mending parkir di tempat yang agak luas ya sob.

3. Kerikil atau Batu Kecil

Nomor ketiga ini jangan sampai disepelekan ya sob karena bisa mungkin terjadi Saat berkendara di jalan berkerikil atau berlubang, batu kecil sering kali terlempar dan mengenai bodi mobil, terutama bagian bumper, kap mesin, atau fender. Hal ini bisa meninggalkan bintik-bintik kecil atau goresan pada permukaan cat. Makin kencang kerikil terpenta maka makin besar potensi goresan batu itu pada body yang membekas.

4. Pencucian yang Tidak Tepat

Dan yang keempat bisa saja disebakkan dari kesalahan saat Anda mencuci. Contohnya saja adalah mencuci mobil dengan kain yang kotor, kasar, atau menggunakan metode yang salah justru bisa menimbulkan goresan halus pada cat mobil. Penggunaan spons atau lap yang mengandung debu dan pasir juga dapat menyebabkan goresan swirl mark (putaran halus).

5. Hewan Peliharaan atau Satwa Liar

Hewan seperti kucing yang melompat atau tidur di atas mobil sering kali meninggalkan jejak cakaran pada bodi mobil. Selain itu, burung yang hinggap di mobil juga berpotensi menggores cat mobil secara tidak sengaja. Mending kalau parkir dipasang cover body mobil agar cakaran hewan hanya mengenai bagian cover saja.

6. Dahan Pohon atau Ranting

Jika mobil diparkir di bawah pohon atau melewati jalan yang dipenuhi ranting pohon, ada risiko dahan atau ranting bergesekan dengan permukaan mobil. Hal ini sering menimbulkan goresan, terutama pada bagian atap dan kap mesin. Kalau berkendara hindari terlalu minggir ya sob.

7. Kontak dengan Barang Bawaan

Oke deh kita lihat simulasi yang ketiju. Diman saat memasukkan atau mengeluarkan barang dari bagasi atau pintu mobil, ada kemungkinan barang tersebut menyentuh permukaan bodi mobil. Barang yang tajam atau berbahan keras bisa meninggalkan lecet. Mungkin gak sobat Modiu ? ya mungkin aja sih !

8. Kerusakan dari Cuaca Ekstrem

Cuaca ekstrem seperti hujan deras yang membawa partikel pasir atau es bisa menjadi sumber goresan pada mobil. Selain itu, angin kencang yang membawa debu atau kerikil kecil juga dapat menyebabkan kerusakan pada cat. Biasanya jenis baret disini adalah baret halus.

9. Perilaku Tidak Bertanggung Jawab

Di area umum, tindakan vandalisme seperti mencoret atau menggores mobil dengan benda tajam bisa saja terjadi. Hal ini sering terjadi di lokasi parkir terbuka yang tidak diawasi. Wah, mending cari tempat parkir yang aman ya sob. Usahakan jangan meninggalkan mobil dalam waktu lama atau parkir di tempat trlalu sepi.

10. Debu dan Pasir

Debu atau pasir yang menempel pada bodi mobil bisa menjadi sumber goresan jika tidak dibersihkan dengan hati-hati. Gerakan mengusap debu tanpa air justru membuat permukaan cat tergores lebih parah.

Untuk masalah baret halus yang sudah terlanjur terjadi sebenarnya solusinya sepele ya sob.

Tinggal datang aja ke Modiu Auto Detailing Jogja, nanti kita treatment dan kita proteksi coating agar terlindung dari potensi baret kedepannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *