3 Kebiasaan Mencuci Yang Bisa Merusak Cat Mobilmu

3 Kebiasaan mencuci yang bisa merusak cat mobilmu

Solusi merawat  mobil kita agar tetap bersih yang paling mudah tentu saja dengan mencucinya. Baik itu dilakukan sendiri dirumah, ataupun menggunakan layanan profesional di tempat pencucian. Mencuci mobil pun baiknya dilakukan secara rutin, sebulan 2 kali atau paling sedikit satu kali. Tapi tahu kah kamu ? Ternyata ada beberapa kebiasaan kita selama mencuci yang alih – alih membuat mobilmu terawat malah membuat cat mobilmu cepat rusak. Wow, jangan sampai kebiasaan ini kejadian di kamu ya, atau jika sudah terjadi, kamu bisa mulai tidak melakukan hal ini lagi. Apa saja ? Simak penjelasan berikut ini.

  1. Mencuci mobil dalam keadaan mesin masih panas

Banyak dilakukan oleh banyak orang yang ingin cepat – cepat mobilnya dicuci tanpa memikirkan konsekuensinya. Padahal mencuci mobil dalam kondisi mesin panas sangat tidak disarankan, karena dapat merusak bagian cat dan eksterior mobil. Eksterior mobil yang rusak seperti bagian karet lis di kap mesin menjadi cepat usang, dan gampang robek.

Selain di eksterior, cat mobil juga terkena dampaknya, terutama di bagian kap mesin, dimana bisa menyebabkan cat di bagian kap mesin cepat kusam dan pudar. Prosesnya memang tidak bisa langsung dilihat, tapi jika dilakukan terus menerus, tanpa sadar cat mobilmu sudah rusak looh. Waktu terbaik untuk mencuci mobil adalah ketika kondisi kap mobilmu dalam suhu normal, jika mobil sudah digunakan cukup lama, kamu bisa menunggu sekitar 2 – 3 jam sampai suhu mesin menurun.

  1. Mencuci menggunakan spon dan kanebo

Siapa disini yang masih hobi mencuci mobilnya menggunakan spon untuk sabunnya dan kanebo untuk mengeringkan nya ? Selamat !! mobil kamu berkesempatan besar sudah mengalami yang namanya baret halus dan sarang laba – laba. Bisa kamu cek langsung deh !! Alasannya tidak lain adalah,  spon dan kanebo ternyata mampu mengikat pasir halus, sehingga ketika di lap kan ke body mobil bisa menyebabkan gesekan baret halus di mobilmu. Spon memiliki banyak lubang mikro yang dapat terisi oleh pasir – pasir halus.  Untuk menghindari hal itu, kamu bisa menggunakan kain microfiber yang jauh lebih aman untuk body mobilmu, dan minim menyebabkan goresan di body mobilmu.

  1. Mencuci mobil di siang hari

Mungkin kebanyakan dari kamu banyak yang sibuk ketika di pagi hari, dan baru sempat untuk mencuci mobilmu di siang hari ketika jam istirihat kerja. Ternyata, mencuci mobil di siang hari tidak bagus untuk dilakukan siang hari terutama terkena langsung dengan sinar matahari. Seperti penjelasan di poin pertama, suhu di siang hari dapat menyebabkan permukaan body dan mesin ikut naik, yang menyebabkan air yang terkena di permukaan body cepat mengering. Nah air yang mengering ini dapat menyebabkan kerak air di body mobilmu. Selain itu jika dibiarkan juga, air sabun juga bisa meninggalkan bercak – bercak di body mobilmu. Alangkah baiknya jika kamu mencuci mobilmu di pagi hari, atau jika masih tidak ada waktu, bisa dilakukan ketika malam hari, tetapi pastikan memiliki penerangan yang cukup ya, agar tidak ada bagian yang terlewat ketika mencuci dan mengeringkannya.

Beberapa kebiasaan diatas sudah mulai bisa kamu hindari, agar selain bersih, mobilmu tetap tampil menawan. Untuk melindungi mobilmu jauh lebih baik, kamu bisa melapisi mobilmu dengan lapisan Nano coating yang bisa kamu dapatkan di Modiu Auto Detailing. Gak hanya itu aja, permasalahan dari mencuci yang ditemui di tiga poin diatas, bisa diselesaikan juga di Modiu, sepaket dengan nano coatingnya. Mobil selain kembali seperti baru, pastinya terproteksi jauh lebih bagus lagi. Kunjungi langsung Modiu Auto Detailing di Jalan Magelang No. 91, kricak, Tegalrejo, Kota Jogjakarta. Atau bisa konsultasi dulu melalui WA di 08112658855.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *