Hampir sebagian besar para pemilik kendaraan pasti memulai kemampuan mengemudinya dari level pemula, yang kemudian apabila sudah terbiasa akan menjadi mahir. Ketrampilan driving ini tak hanya diperlukan bagi calon pemilik roda 4 saja, tapi juga mereka yang akan mendaftar sebagai sopir di perusahaan transportasi, ekspedisi atau menjadi driver pribadi untun kalangan perorangan.
Namun dalam proses belajar, seringkali para pemula melakukan kesalahan yang mengakibatkan kendaraan menjadi lecet, nubruk atau kesalahan lain yang tak kunjung lekas bisa.
Nah, biar kamu nggak ngulang kesalahan yang sama, berikut ini 5 kesalahan umum yang sering banget dilakukan pemula saat belajar mengemudi! Sobat Modiu wajib banget menyimak kelimanya sampai habis.
- Tidak Fokus Saat Berkendara
Ini nih kesalahan paling sering, dan paling bahaya! Banyak pemula yang masih merasa gugup atau nggak percaya diri saat pertama kali pegang setir. Akibatnya, fokusnya bisa ke mana-mana, misalnya ke tangan atau kaki sendiri, atau malah mikirin hal lain. Padahal, saat mengemudi, kamu harus fokus sama jalanan dan kondisi sekitar, bukan ke hal-hal yang nggak penting. Kalau kamu nggak fokus, bisa-bisa jadi bahan kecelakaan lho! Jadi, pastikan kamu selalu menjaga konsentrasi saat berkendara. Fokus ke jalanan, perhatikan rambu, dan jangan lupa cek spion.
- Kebanyakan Ngelihat ke Pedal Gas dan Rem
Kesalahan kedua yang sering dilakukan pemula adalah terlalu banyak fokus ke pedal gas dan rem. Kadang, kamu bakal terlalu sering lihat kaki sendiri saat mau injek gas atau rem, padahal itu bakal ganggu konsentrasi mengemudi. Belajar mengemudi itu juga soal menghafal posisi kaki di pedal. Lama-lama, kamu bakal merasa lebih nyaman dan bisa ngerem atau ngegas tanpa harus terlalu ngelihat. Mulai dari sekarang, coba buat fokus ke jalanan dan nggak melulu liatin kaki.
- Tidak Memahami Fungsi Semua Spion
Spion itu penting banget, lho! Kadang, pemula suka lupa buat cek spion, entah itu spion tengah atau spion samping. Ini bisa jadi bumerang buat kamu karena nggak tahu ada kendaraan lain yang mau mendahului atau ada halangan di belakang kamu. Kamu harus biasa cek spion setiap beberapa detik, apalagi kalau mau belok atau ganti jalur. Dengan rutin cek spion, kamu bisa lebih siap buat menghadapi hal yang tiba-tiba muncul di jalan.
- Terburu-Buru Belajar Manuver Berat
Mungkin kamu udah semangat banget buat langsung coba manuver berat, seperti parkir paralel, mundur, atau belok tajam. Padahal, jangan buru-buru! Belajar mengemudi itu butuh proses, jadi kamu harus pelan-pelan dulu. Jangan langsung coba manuver berat sebelum kamu merasa cukup percaya diri mengendalikan kendaraan di jalanan. Kalau kamu terburu-buru, bukannya makin jago, malah bisa jadi kamu bikin kesalahan besar yang bikin kamu nggak nyaman mengemudi.
- Terlalu Kaku Saat Mengemudi
Kesalahan ini sering banget ditemui, apalagi buat pemula yang baru pertama kali belajar. Kadang, karena gugup, kamu jadi kaku banget pas pegang setir atau ngatur pedal. Padahal, kamu harus bisa tetap santai dan rileks, walaupun tetap fokus. Cobalah buat rileks dan sesuaikan tangan sama kaki kamu dengan gerakan yang smooth, jangan kaku atau tegang. Kalau kamu terlalu kaku, tangan kamu bisa terasa pegal, dan itu bisa ganggu konsentrasi dan kenyamanan saat mengemudi.
Nah, itu dia lima kesalahan yang sering banget dilakukan pemula saat belajar mengemudi. Ingat, yang paling penting itu latihan dan kesabaran! Nggak ada yang instan, jadi terus latih skill kamu dan jangan buru-buru. Dengan pengalaman, kamu bakal semakin pede dan jago dalam mengemudi. Semoga kamu cepat lancar dan selalu aman di jalanan!