Cuaca Panas Merusak Cat Mobil

Cuaca Panas Merusak Cat Mobil ??  Lakukan Hal Ini Untuk Mencegahnya !!

Seperti yang kita tahu saat ini kondisi cuaca dalam kondisi yang tidak jelas, kadang hujan deras, lalu dilanjutkan dengan cuaca panas yang terik sekali. Kita sudah tau bahwa curah hujan tidak bagus jika terkena terus menerus di cat mobil kita, lalu bagaimana dengan paparan sinar matahari yang panas ??

Well, ternyata sinar matahari juga mampu merusak cat mobil kita. Sinar UV yang dipaparkan mampu membuat cat mobil cepat buram. Sinar UV juga mampu mengikis lapisan clear sampai dengan cat dasar mobil kita.

Jangan khawatir, kamu bisa meminimalisir bahkan mencegah paparan dari sinar UV ini dengan melapisi cat mobilmu dengan nano coating. Nano coating adalah cairan berbahan khusus yang jika diaplikasikan diatas cat mobil akan membuat lapisan baru yang mampu melindungi clear coat dan juga cat mobilmu. Biasanya setiap nano coating sudah memiliki fitur tahan dari Sinar UV dan oksidasi.  Jadinya mobilmu akan jauh lebih aman dari paparan sinar matahari. Selain itu, body mobilmu juga memiliki efek daun talas, yang membuat air hujan susah untuk menempel di body mobil kalian, sehingga lebih gampang untuk dibersihkan. Dan sisa – sisa air ini tidak akan menyebabkan kerak air dan jamur di body mobil kalian jika terkena sinar matahari.

Sekarang kamu sudah mengertikan manfaat dari coating apa ?  Nah mungkin kamu sekarang bingung, untuk mendapatkan pelayanan coating terbaik dimana ??

Jangan khawatir !! buat kamu yang berada di Jogja dan sekitarnya, bisa banget mengunjungi Modiu Auto Detailing di Jalan magelang No. 91, Kota Jogjakarta. Modiu Auto Detailing menyediakan layanan paket coating untuk mobil kamu, baik mobil baru ataupun mobil lama sekalipun.  Obat coating yang digunakan pun bukan obat abal – abal loh. Obat coating yang digunakan di Modiu pastinya adalah obat coating bertaraf internasional dan sudah terbukti kualitasnya. Semua teknisi di Modiu pastinya sudah terlatih dan memiliki sertifikat pelatihan dari brand – brand terkenal. Jadi tunggu apalagi yuk, kunjungi Modiu Auto Detailing, atau jika masih ragu kamu bisa kok konsultasi dulu dengan menghubungi kita melalui WA di 08112658855. Ditunggu yaa !

Kenapa Coating Mobil Harus DI Infra Red ?

Kenapa Coating Mobil Harus Di “ Panggang “ Dengan Infra Red ?

          Nano coating mobil bisa menjadi salah satu solusi untuk mobil kalian yang ingin cat body nya terproteksi lebih baik lagi, warna cat mobil jauh lebih awet karena terlindungi dari proses oksidasi dan sinar UV, selain itu mobil juga jauh lebih tahan dari baret dan swirl mark.

Nano coating bersifat cairan yang jika mengering akan membentuk lapisan baru di body mobil. Proses pengeringan ini sendiri jika dilakukan secara alami akan memakan waktu sekitar 7 hari. Kamu tidak punya waktu selama itu bukan untuk mengganggurkan mobilmu di Auto Detailing ?? Maka dari itu untuk proses pengeringan sendiri biasanya menggunakan sinar “Infra Red” .

Infra red sendiri berfungsi untuk “ memanggang “ lapisan coating yang baru saja dilapisi, dan memangkas jarak pengeringan lapisan coating di body mobil. Jika coating yang dikeringkan secara alami memerlukan waktu 7 hari untuk pengeringan secara sempurna, dengan bantuan sinar infra merah ini hanya dengan waktu 24 jam saja, coating sudah kering secara sempurna.

Pengeringan yang belum sempurna disini yang dimaksud adalah, setelah dicoating mobil tidak boleh terkena air sama sekali, bayangkan apa lagi dalam kondisi musim hujan saat ini, mobil kamu tidak boleh terkena air selama seminggu ? ribet banget bukan ? untuk itu lah Sinar Infra red ini sangat membantu sekali dalam proses coating.

Selain itu, sinar infra red ini dikatakan juga mampu membuat lapisan coating di body semakin merekat dan menempel lebih kuat dan membuat warna di mobil semakin keluar dan cerah. Banyak sekali bukan manfaat dari penggunaan sinar Infra red ini ?

Maka dari itu yuk jangan sampai salah pilih tempat Auto Detailing / Salon mobil yang berkualitas ya. Modiu Auto Detailing selain menggunakan obat coating berkualitas dan standar internasional, juga selalu menggunakan sinar Infra red di dalam setiap proses pengeringan lapisan coatingnya . Standar lapisan Modiu adalah 3 layer, dan setiap selesai dari lapisan coatingnya pasti akan disinari dengan infra red. Jadi buat kamu yang berada di wilayah Jogja dan sekitarnya, bisa dating aja ke Modiu Auto Detailing untuk mendapatkan perawatan terbaik untuk mobilmu, bisa konsultasi juga melalui WA Modiu di 08112658855.

3 Kebiasaan Ini Bisa Merusak Coating Mobilmu

3 Kebiasaan Ini Bisa Merusak Coating Mobilmu

Agar menjaga tampilan eksterior dan body mobil, banyak sekali pemilik mobil yang memilih untuk melapisi nya dengan Nano coating. Nano coating memberikan lapisan baru diatas permukaan cat kendaraan yang berfungsi untuk menjaga warna dan kilap mobil agar bertahan lebih lama hingga bertahun –  tahun.

Tapi tahu kah kamu ? ada beberapa kebiasaan yang mungkin bisa dianggap sepele, alih – alih membuat coatingmu bertahan bertahun – tahun tetapi malah memperpendek usia dari coating itu sendiri. Ini dia beberapa kebiasaan yang bisa membuat coating mobilmu cepat rusak.

  1. Salah memilih shampoo mobil

Pemilihan shampoo mobil setelah coating sangat berperan penting dalam usia dari coating mobil. Pemilihan kadar sampo yang salah bisa merusak lapisan coating, contohnya seperti sampo mobil yang mengandung terlalu banyak zat asam bisa mengikis lapisan coating mobil dan mengurangi kemampuan efek daun talas coating. Sebaliknya, jika menggunakan yang terlalu banyak kandungan basa nya dapat mengurangi kerekatan dari lapisan coating ke body mobil.  Maka dari itu gunakanlah sampo mobil yang memiliki pH netral, biasanya sampo ini dikhususkan untuk sampo khusus otomotif.

  1. Tidak mencuci mobil dalam jangka lama setelah terkena hujan

Banyak sekali dari customer yang sudah mengcoating mobilnya, menganggap sudah aman jika terkena hujan dan tidak perlu dibersihkan. Lapisan coating memang melindungi cat mobilmu dari bahayanya hujan, tetapi jika dibiarkan terus menerus akan membuat lapisan coatingmu semakin rusak.  Air hujan sendiri mengandung kandungan asam yang bisa merusak lapisan cat mobil jika dibiarkan mengering, apalagi air hujan di kota – kota besar yang sudah tercampur oleh polusi udara,  kandungan zat asamnya akan semakin tinggi.  Jika terkena hujan, cuci mobilmu dalam 6 jam kedepan. Kap mesin yang pans juga membuat air hujan yang masih tersisa di kap mobil bisa menjadi water spot di body mobil.

  1. Tidak melakukan maintenance secara berkala

Maintenance adalah perawatan yang dilakukan secara berkala terhadap mobil yang sudah dicoating, biasanya dilakukan setiap 6 bulan sekali. Hal ini banyak dilewatkan oleh banyak orang, karena tidak menganggap terlalu penting dan malas untuk dilakukan. Padahal untuk maintenance sendiri memiliki manfaat untuk menaikkan kualitas dan daya tahan coatingmu jauh lebih lama.  Selain menaikkan kualitas dari lapisan coating mobilmu,  di proses maintenance juga mengerjakan semua bagian dari interior sampai dengan eksterior, persis seperti mobil pertama kali masuk ke salon mobil untuk dicoating.  Untuk biaya maintenance nya sendiri pun jauh lebih murah daripada mobil ketika pertama kali dicoating dan kamu sudah mendapatkan tampilan mobilmu kembali seperti pertama kali dicoating.

Permasalahan diatas mungkin banyak terlewatkan dan tidak dipikirkan oleh banyak orang, tetapi jika kita mau sedikit lebih perhatian dan lebih merawat mobil kita ,pastinya coating di mobil kita jauh lebih bertahan lama. Ingat tujuan awal kita untuk mengcoating mobil agar cat mobil kita jauh lebih awet untuk tahun – tahun selanjutnya, jadi yuk pastikan perawatan untuk coating di mobil kita lebih diperhatikan, karena sejatinya merawat mobil yang sudah dicoating itu jauh lebih mudah daripada mobil yang belum dicoating.

Mobilmu belum dicoating ?? atau kamu berminat untuk mengcoating mobilmu tetapi tidak tau dimana ? tenang aja, buat kamu yang berada di Jogja dan sekitarnya, kamu bisa berkunjung ke Modiu Auto Detailing untuk mendapatkan treatment coating dengan kualitas terbaik.  Pengerjaan oleh teknisi profesional dan menggunakan obat coating dengan brand internasional ternama dan sudah terbukti kemampuannya. Hubungi Modiu Auto Detailing melalui WA di 08112658855 atau bisa mengunjungi  workshop Modiu Auto Detailing di Jalan Magelang No. 91, Kota Jogjakarta, Jogja.

Bingung Memeriksa Cat Mobil Masih Original Atau Tidak ?

Bingung Memeriksa Cat Mobil Masih Orisinil Atau Tidak ? Cek Tips Berikut

Membeli mobil bekas dengan kondisi cat masih bagus pasti menjadi idaman dan impian kita semua. Tidak bisa kita pungkiri, penilaian pandangan pertama yang akan kita liat dari sebuah mobil adalah tampilan mobil itu sendiri. Tapi dari kemulusan cat yang diperlihatkan apakah kamu sudah yakin bahwa cat mobil tersebut original atau sudah dicat ulang ??

Salah satu nilai dari kendaraan bekas yang perlu diperhatikan adalah keorisinalan cat nya. Lalu bagaimana cara mengecek kondisi cat mobil yang masih orisinal ? bagaimana membedakan dengan mobil yang sudah dicat ulang ?? Simak tips berikut ini,

  1. Meraba – raba bagian body mobil

Cara paling mudah untuk mengecek mobil sudah dicat ulang adalah dengan meraba nya langsung dengan telapak tangan kita. Raba lah dibagian mobil seperti bumper depan dan bumper belakang mobil, area tengah dan pinggir pintu-pintu mobil. Jika masih terasa kasar maka mobil hampir bisa dipastikan sudah di cat ulang. Ini biasanya dikarenakan mengamplas bagian pinggir mobil cukup sulit.

  1. Membandingkan gradasi warna mobil

Ketika ingin membeli mobil bekas, pastikan Ketika mengeceknya dalam keadaan pencahayaan yang cukup terang, lebih baiknya lagi jika dalam kondisi siang hari. Tujuannya agar kamu bisa membandingkan cat dari bagian – bagian mobil apakah ada belang atau tidak, perhatikan dari panel per panel atau dibagian – bagian tertentu, jika belang, kemungkinan besar mobil tersebut sudah dicat ulang.

Kamu juga bisa memperhatikan bagian bumper dengan bagian body mobil yang lain. Karena material bumper biasanya adalah plastik atau fiber memiliki daya serap cat yang berbeda dengan bagian body mobil lainnya yang bermaterial logam dan besi. Jika mobil yang sudah dicat ulang dan hasilnya kurang bagus, belang pada cat warna mobil akan semakin terlihat

  1. Perhatikan dibagian pintu dan jendela mobil

Masih kebingungan untuk mengecek kondisi cat mobil ? buka semua pintu mobil yang kamu periksa, lalu perhatikan disekitar sela – sela dan lipatan pintu, dan kamu bisa membandingkannya dengan bagian body lainnya. Selain itu kamu juga bisa mengecek dibagian dalam sisi dalam dekat jendela kaca mobil, biasanya bagian ini tidak di cat ulang karena susah dan beresiko.

Berikut diatas tadi adalah beberapa tips agar kamu lebih mudah untuk membedakan cat original di mobil dan mana yang tidak. Tentunya cat mobil tidak hanya jadi patokan satu – satunya mobil itu bagus ya guys. Masih banyak beberapa faktor lain yang masih perlu diperhatikan, mulai dari usia kendaraan, kondisi mesin, kelengkapan berkas sampai dengan pajak dan lainnya. Jika Cat kendaraan yang kamu beli dalam kondisi yang sudah tidak bagus, jangan khawatir kamu bisa membawanya ke Modiu Auto Detailing untuk kita dandanin. Dan lebih amannya kamu juga bisa mengambil paket coating di Modiu Auto Detailing, selain mobilmu akan di detailing dan poles agar cat nya bisa Kembali seperti baru, dengan perlindungan nano coating cat mobilmu juga akan jauh lebih awet dan tahan lama dengan kondisi tetap glowing. Sudah banyak mobil lama yang sudah  didandanin Modiu tampilannya Kembali menjadi glowing loh, gak  percaya ? kamu bisa cek Instagram Modiu Auto Detailing di @modiu_detailing, jika kamu mau rerservasi  atau sekedar nanya – nanya juga bisa dengan WA di 08112658855. Ditunggu yaa

Mitos-Mitos DI Nano Ceramic Coating, Benar Kah ?

Mitos – Mitos di Nano Ceramic Coating, Benar kah ?

Perawatan dan perlindungan dengan menggunakan Nano ceramic coating saat ini bisa dibilang menjadi trend yang lumayan meningkat cukup tinggi. Ini bisa dilihat dengan semakin banyaknya salon mobil dan Auto Detailing yang menawarkan jasa ini, serta semakin meleknya masyarakat dan pemilik kendaraan akan pentingnya perlindungan untuk cat kendaraannya. Bisa dibilang Nano Ceramic coating ini menjadi solusi terbaik dan lebih hemat untuk menjaga nilai investasi kendaraan tersebut.

Kendati begitu, ternyata masih ada beberapa mitos yang dipercaya oleh beberapa orang dan customer terkait nano ceramic coating ini. Mari kita bedah satu – satu agar kamu tidak lagi salah paham tentang nano ceramic coating satu ini.

  1. Melindungi dari baret

Mitosnya banyak yang mengatakan bahwa mobil yang sudah dilapisi oleh nano ceramic coating akan bebas terlindungi dari baret, jawabannya ?? SALAH. Nano Coating tidak akan membuat mobilmu bebas dari baret, jika mobilmu terserempet dengan benda lain, kemungkinan besar cat mobilmu tetap akan terkelupas. Lalu perlindungan macam apa yang diberikan oleh Nano Coating ini ??  Baret halus dan Swirl mark. Yep, mungkin kedengarannya sepele, tetapi kedua masalah ini yang sebenarnya paling banyak timbul di mobil kalian,. Yang jika dibiarkan terlalu lama akan semakin membuat mobilmu menjadi busam. Nano ceramic coating membuat cat mobilmu jauh lebih tahan dari baret halus dan swirl mark.

  1. Setelah di Nano Ceramic Coating mobil tidak butuh perawatan

Mungkin sebagian dari kamu beranggapan, karena malas untuk merawat mobil , jadi dengan mengcoating mobilmu kamu bisa bebas tidak perlu merawat mobilmu lagi. Pernyataan ini bisa dikatakan sedikit keliru dan menyimpang. Mobil yang sudah dicoating tetap perlu perawatan, tetapi untuk perawatannya sendiri tentu jauh lebih mudah daripada mobil yang tidak dicoating. Kemampuan dari coating seperti adanya efek daun talas dan perlindungan dari sinar UV akan semakin memudahkan mobilmu untuk dirawat. Kamu hanya perlu merawat coating mobilmu , karena cat mobilmu sudah terlindungi oleh lapisan coatingnya. Jamur dan water spot akan jauh lebih mudah dibersihkan dan lebih susah untuk muncul dan warna kendaraanmu akan tetap terjaga. Mobil yang sudah dilapisi nano ceramic coating juga biasanya membutuhkan perawatan maintenance setiap 6 bulan sekali, agar performa dari nano coatingnya tetap bisa terjaga dan berfungsi dengan baik, maintenance biasanya dilakukan di salon mobil/auto detailing dimana mobil itu ditreatment nano ceramic coating.

  1. Nano ceramic coating tidak membutuhkan paint correction

Apa bisa mobil baru sekalipun tidak memerlukan tahap paint correction dan detailing dan langsung dilapisi nano ceramic coating saja ??  jawabannya tidak. Sejati nya tidak ada mobil yang dalam kondisi sempurna bahkan untuk mobil baru yang keluar dari dealer. Pasti masih terdapat swirl atau baret halus dari hasil penyimpanan di gudang. Dan jika ini dipaksakan untuk dicoating tanpa mengalamai proses paint correction terlebih dahulu, “cacat-cacat” ini akan semakin terlihat jelas, karena salah satu sifat coating adalah menaikkan tingkat clarity cat kendaraan. Maka dari itu pastikan untuk untuk salon mobil yang kamu datangi tetap melakukan proses paint correction sebelum dicoating ya.

  1. Nano coating akan membuat mobil semakin kilap

Mitos satu ini tidak sepenuhnya salah tetapi juga tidak sepenuhnya benar. Pasalnya, seperti yang dijelaskan diatas yang banyak berperan penting untuk membuat mobil semakin kilap adalah proses paint correctionnya. Jika proses paint correction tidak dilakukan, atau proses paint correction tidak benar, tetap saja jika dicoating mobil tidak akan mengkilap dengan sempurna. Nano ceramic coating tetap membantu mobilmu semakin mengkilap daripada hasil paint correction, nano coating memberikan kesan “wet” yang lebih terlihat jelas dan dia melindungi hasil kilap ini untuk tetap terjaga dalam waktu yang lama. Jadi tetap, paint correction menjadi kunci penting membuat kilap di mobilmu, dan nano coating menjadi kunci penting agar kilap di kendaraanmu bertahan lama.

Penjelasan mitos – mitos diatas semoga semakin membuka pikiranmu tentang hal – hal terkait Nano ceramic coating ya.  Jadi kamu mengerti “ Do & don’t” yang bisa kamu ambil agar nano coatingmu jauh lebih awet dan maksimal. Dan pastikan juga untuk tidak sembarangan memilih produk coating dari salon mobil atau Auto Detailing ya, pastikan menggunakan produk yang jelas dan berkualitas.      Jika kamu ragu memilih Auto Detailing terpercaya, kamu bisa mengunjungi Modiu Auto Detailing, khususnya untuk kamu disekitar wilayah Jogjakarta. Modiu Auto Detaling selalu menggunakan obat – obat berkualitas, branded, dan terbukti untuk kendaraan – kendaraan yang butuh treatment. Nano ceramic coating yang digunakan pun bermacam – macam bisa kamu sesuaikan dengan budget dan kebutuhanmu masing – masing. Maka dari itu, yuk kamu bisa berkunjung ke Modiu Auto Detailing di Jalan magelang No.91 Jogjakarta, atau bisa konsultasi dulu dengan menghubungi Modiu melalui WA di 08112658855.

Kabin Mobilmu Bau ? Ini Dia Penyebabnya

Kabin Mobilmu bau ? Ini dia penyebabnya

Permasalahan yang ada di kabin mobil biasanya memang lebih menjadi perhatian kita semua, seperti jika ada bagian yang kotor dan bau tidak sedap. Pasalnya sebagian besar waktu yang kita habiskan selama berkendara menggunakan mobil adalah di kabin mobil kita, jadi jika ada sedikit saja bau yang tidak sedap akan sangat menganggu pengalaman kita berkendara.

Maka dari itu mari kita kenali bersama apa saja penyebab bau yang terjadi di kabin mobilmu, sehingga kita bisa menghindari kejadian yang sama bisa terulang kembali dan kita bisa mengatasi nya.

  1. Filter AC tidak pernah dibersihkan atau sudah usang

Salah satu penyebab bau mobil tidak sedap dan pengap bisa disebabkan oleh filter AC yang kotor, jika kita tidak membongkar dan mengeceknya mungkin kita tidak bakal tau penyebab bau tidak sedap di kabin mobil kita berasal dari filter AC ini.  Filter AC yang kotor biasanya disebabkan oleh menumpuknya kotoran dan debu di filter. Bersihkan secara berkala sebulan sekali, dan mengganti filter AC setiap 6 bulan sekali.

  1. Sisa – sisa makanan yang jatuh di dalam mobil

Sisa – sisa makanan yang berjatuhan di karpet atau di sela – sela jok mobil juga bisa menimbulkan bau tidak sedap, apalagi jika makanan tersebut memiliki bau yang pekat dan menyengat. Maka dari itu biasanya banyak yang menyarankan untuk tidak makan dan minum di dalam mobil. Selain itu aroma makanan yang pekat juga biasanya bisa dihirup oleh AC dan jika filter AC kita tidak bagus maka kelama – lamaan akan menimbulkan bau tidak sedap.

  1. Parfum mobil

Kamu yang menggunakan parfum mobil mungkin harus lebih memperhatikan bau di kabin mobilmu, pasalnya parfum mobil terbuat dari cairan kimia yang jika menguap akan jika terkena panas.  Hasil dari penguapan ini akan masuk ke dalam AC mobil dan secara bertahap akan mulai mengeluarkan bau yang tidak sedap. Maka dari itu sesekali, kamu bisa memastikan sirkulasi udara keluar masuk mobil lancar.

  1. Mobil selalu disimpan di dalam garasi dan tidak terkena sinar matahari

Apakah kamu tau resiko yang ditimbulkan jika mobilmu di diamkan terlalu di garasi tanpa dijemur dan terkena sinar matahari ? Suhu di dalam kabin mobil akan menjadi lembab. Dan jika ada bagian interior mobil yang basah juga akan mengeluarkan bau apek dan tidak sedap.

  1. Asap rokok

Ada alasan tersendiri kenapa ketika merokok didalam mobil kaca mobil harus dibuka atau sebisa mungkin untuk tidak merokok selama di dalam mobil. Asap rokok ini ternyata bisa tinggal di dalam dan menempel di interior mobil seperti dashboard dan jok. Dan jika dibiarkan terlalu bisa menimbulkan bau yang tidak sedap.  Belum lagi jika bau ini bercampur dengan bau lainnya, akan semakin membuat kamu tidak nyaman deh berlama – lama di dalam kabin mobilmu.

Kamu sekarang sudah mengetahui berbagai macam penyebab kenapa kabin mobilmu bisa bau, semoga kedepannya ini bisa menjadi panutan bagi kalian semua untuk menghindari penyebab – penyebab diatas ya. Buat kamu yang memiliki masalah bau atau kabin mobil yang kotor dan ribet untuk membersihkannya sendiri, kita berikan solusinya. Modiu Auto Detailing menyediakan jasa layanan interior detailing & Hot Steam High pressure, solusi untuk kabin mobilmu yang kotor dan bau.  Pengerjaan dilakukan secara profesional dan menggunakan obat – obat bermerk dan berkualitas pastinya. Jika kamu berminat kamu bisa menghubungi Modiu Auto Detailing melalui Whatsapp di 08112658855 atau bisa dengan mengunjungi langsung workshop Modiu di Jalan Magelang no. 91, Kricak, tegalrejo, Kota Jogjakarta, Jogja.

 

Jangan Mencuci Mesin Mobil Sembarangan

Jangan Mencuci Mesin Mobil Sembarangan !!

Kamu lagi bersihin mobil terus liat kondisi mesin mobilmu dalam kondisi yang mengenaskan ? Kotor, bau, dan berjamur ? Lalu karena kamu sedang membersihkan bagian mobil kamu berniat untuk sekalian membersihkan mesin mobil kamu dengan mencucinya. Eits !!! tunggu dulu, ternyata kamu tidak bisa sembarangan mencuci bagian satu ini. Ternyata Mesin mobil atau biasa disebut dengan Engine Bay Car memiliki banyak sekali komponen listrik yang sangat rawan jika terkena air dan akan menyebabkan konslet. Selain bisa menyebabkan konslet, Air bisa masuk ke area – area soket mesin dan menyebabkan jamur sehingga koneksi kelistrikan menjadi terganggu.

Untuk membersihkan area mesin mobil alangkah baiknya menggunakan cairan khusus seperti Engine degreaser yang pastinya jauh lebih aman untuk digunakan. Namun, tidak hanya itu cara penggunaan engine degreaser ini pun tidak bisa sembarangan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan :

  1. Jangan semprotkan cairan degreaser kebanyak spot

Alasan jangan dilakukan ini karena cairan degreaser akan cepat mengering dan malah akan meninggalkan dan menambah noda di mesin mobilmu. Sehingga kamu akan bekerja ekstra 2 kali ,dan akan lebih boros menggunakan cairan degreasernya.  Semprotkan degreaser di beberapa titik dulu saja, lalu dibersihkan, baru lanjut ke bagian lainnya.

  1. Hindari menggunakan kain lap yang sudah digunakan untuk membersihkan bagian lain mobil

Hal ini untuk menghindari terjadinya percampuran zat kimia yang digunakan sebelumnya di bagian mobil lain dengan degreaser digunakan, yang takutnya akan membuat noda yang akan semakin susah untuk dihilangin. Kamu bisa menggunakan kain atau microfiber khusus tersendiri agar tidak tercampur dengan yang lainnya, kamu juga bisa menggunakan kuas kecil untuk membersihkan dibagian yang susah dibersihkan menggunakan kain lap.

  1. Bersihkan material besi secukupnya

jangan dibersihkan berlama – lama karena material satu ini jika dibiarkan tercampur degreaser terlalu lama akan menjadi noda yang membekas dan susah untuk dihilangkan.

Berikut diatas adalah beberapa panduan jika kamu ingin membersihkan sendiri mesin mobilmu sendiri. Jika kamu merasa tidak yakin dan takut akan merusak komponen di mesin mobilmu jika dilakukan sendiri, kamu bisa menggunakan jasa Auto Detailing, salah satunya di Modiu Auto Detailing. Modiu Auto Detailing menyediakan berbagai macam layanan untuk solusi engine mobilmu, seperti : layanan hot steam yang sepaket dengan membersihkan kabin mobil dan mesin mobil, hot steam ini bersifat dry clean sehingga pastinya jauh lebih aman daripada cuci konvesional biasa di mesin mobilmu.  Jika ingin jauh lebih bersih, Modiu Auto Detailing juga menggunakan Engine Bay Detailing untuk membersihkan mesin mobilmu lebih detail dan membersihkan kotoran yang hanyabisa dibersihkan dengan cairan khusus. Berminat untuk mendapatkan layanan ini untuk mobilmu ?? kamu bisa berkonsultasi dan reservasi dulu melalui WA Modiu Auto Detailing dengan menghubungi di 08112658855.

 

Kanebo VS Microfiber, Mana Yang Lebih Bagus ?

Kain Kanebo vs Microfiber, Mana Yang Lebih Bagus ??

Musim hujan dipenghujung tahun ini, pasti aktivitas lap melap mobil / motor karena terkena air hujan jadi lebih sering dilakukan. Ngomongin soal lap-melap mobil, biasanya ada dua jenis kain yang paling banyak digunakan untuk melap body mobil, yaitu kain Chamois atau yang paling umum disebut kain kanebo dan juga kain microfiber.

Kedua kain ini sama – sama memiliki kemampuan menyerap air yang baik, tetapi ternyata metode penggunaan kedua kain ini berbeda dan juga kedua jenis kain ini memiliki kekurangan dan kelebihan masing – masing. Yuk, mari kita bahas bersama agar kedepannya kalian bisa memaksimalkan penggunaan dua kain ini dan tidak salah menggunakan yang berakibat fatal.

Kain lap kanebo terbuat dari bahan sintetis PVA ( Polyvinyl Acetate ), yang jika dalam kondisi kering akan mengeras, dan jika terkena air dan basah akan melentur dan bisa digunakan untuk melap. Sedangkan kain Microfiber adalah kain dengan berbahan sintetis yang terbuat dari 80% Polyester dan 20% nya polyamide. Kain ini bertekstur lembut dan memiliki pori – pori yang positif sehingga mampu menyerap kotoran dan debu.

Cara penggunaannya cukup berbeda, dikarenakan kain kanebo memiliki pori – pori yang lebih rapat, maka kamu perlu memerhatikan lebih teliti jika ingin melap body mobil menggunakan kain satu ini. Pasalnya jika body mobil masih terdapat kotoran dan debu ketika sedang mencuci, kotoran ini akan menempel di kain kanebo dan ketika proses melap akan memberikan gesekan di body mobil, inilah salah satu penyebab timbulnya baret halus dan swirl di body mobil. Jadi agar lebih aman pastikan mobil kamu sudah betul – betul bersih dan tidak ada kotoran yang menempel di kain kanebo mu ya.  Beda dengan kain kanebo, kain microfiber jauh lebih aman jika kamu gunakan untuk melap mobilmu, pasalnya kain ini memiliki pori – pori yang lebih lebar yang mampu menangkap dan menyerap kotoran ke dalam kain, sehingga tidak perlu khawatir kotoran dan debu ini memberikan gesekan di body mobilmu.

Kelebihan dari kain kanebo sendiri, kain satu ini mampu menyerap air lebih banyak dari kain microfiber, dimana kain microfiber sendiri membutuhkan dalam jumlah yang lebih banyak jika ingin melap bidang yang lebih lebar, seperti body mobil dan sebagainya. Ketahanan dari kain kanebo sendiri juga jauh lebih baik dari kain microfiber.

Jadi mana yang paling baik untuk kamu gunakan ? Kita kembalikan ke kebutuhan dan budgetmu masing – masing. Kain kanebo memang jauh lebih hemat dan efektif untuk membersihkan air asalkan dalam pemakaiannya kamu juga lebih teliti dan detail sebelum melap mobilmu, pastikan mobilmu dalam kondisi bersih dari debu dan kotoran. Jika kamu masih pemula dan tidak mau ambil pusing, kamu bisa menggunakan kain microfiber yang jauh lebih simpel, dan jika mau merogoh dompet lebih dalam, kamu bisa menggunakan handuk khusus mobil yang memiliki tekstur seperti microfiber dan pastinya mampu menyerap air lebih banyak.

Apapun pilihanmu, pastikan kendaraanmu selalu dalam kondisi bersih dan rajin dicuci secara berkala ya, karena perawatan mobil atau motor paling simpel dan utama adalah dengan mencuci nya. Jika kamu membutuhkan pelayanan detailing lebih lanjut, kamu bisa mengunjungi Modiu Auto Detailing. Modiu Auto Detailing menyediakan berbagai layanan yang memanjakan mobilmu, seperti pelayanan detailing, paket nano coating sampai dengan hot steam high pressure. Pastikan untuk mengunjugi Modiu Auto Detailing atau bisa berkonsultasi langsung melalui WA di 081126578855

Kenali Bagian Mobil Yang Rawan Baret Ini

Kenali Bagian Mobil Yang Rawan Baret Ini

Siapa disini yang tidak mau mobilnya selalu tampil mulus dan kinclong, terlebih lagi mobil baru. Tetapi namanya mobil yang digunakan terutama mobil daily ride pasti ada saja gangguan atau kerusakan lainnya yang bisa merusak body mobil. Kerusakan itu biasanya membentuk baret halus sampai baret yang mengikis cat mobil, scratch, chipping dan yang paling parah sampai penyok.

Untuk mensiasati kerusakan ini atau meminimalisir agar tidak terjadi di mobil kamu, mari kita mengenal lebih jauh bagian mobil mana saja yang berpotensi mengalami kerusakan lebih banyak dan lebih sering.

  1. Front Corner Bumper

Salah satu bagian rawan mobil yang rawan terkena baret biasanya disebbkan ketika mobil akan berbelok dan salah perhitungan akhirnya terkena trotoar atau badan jalan yang menyebabkan bagian pinggiran bumper depan mobil terkena langsung dan menyebabkan baret. Belum lagi biasanya, kebanyakan mobil terutama dari pabrikan jepang, bumpernya masih berbahan plastik, sehingga ketahanan cat nya jauh lebih rawan daripada body mobil lainnya.

  1. Handle pintu

Handle pintu biasanya paling banyak mengalami kerusakan seperti baret halus dan swirl, bukan hanya di handle pintu mobil saja tetapi juga di sekitar area handle pintu. Hal ini biasa disebabkan ketidak hati-hatian kita ketika membuka pintu mobil, biasanya bagian kuku atau perhiasan seperti cincin di tangan kita menyentuh handle pintu dan menyebabkan baret halus.  Solusi agar bagian handle pintu ini lebih awet adalah dengan menggunakan cover handle pintu yang banyak dijual di tempat variasi mobil. Jika kalian ingin tetap tampilan mobil senatural mungkin, bisa melapisi handle pintu kalian dengan Paint Protection Film (PPF) door protection yang dimiliki beberapa brand ternama. PPF ini berbentuk lapisan bening yang pastinya tidak menganggu dan merubah bentuk mobil kalian.

  1. Bumper belakang

Kerusakan yang terjadi di bagian bumper belakang mobil ini biasanya disebabkan oleh ketelodoran kita ketika memundurkan mobil, seperti ketika memundurkan mobil secara tidak sengaja menabrakan bagian bumper belakang mobil ke objek lain. Untungnya saat ini, hal tersebut bisa diatasi, karena beberapa mobil sudah dilengkapi dengan kamera mundur dan juga sensor mundur yang membantu sekali pengemudi ketika ingin memundurkan mobil.

  1. Spion Mobil

Spion mobil adalah bagian terluar mobil, pastinya yang paling rawan akan terjadinya benturan dan goresan di mobil. Biasanya hal ini disebabkan spion mobil berpapasan dengan motor atau mobil lain dan bisa terjadi gesekan baret jika terlalu dekat. Kaca mobil bisa sampai menjadi baret bahkan merusak kaca spion sampai retak atau pecah. Kalian bisa meminimalisir kerusakan di spion mobil ini dengan memberikan cover pelingdung dibagian outer luar spion kalian.

  1. Body samping dan fender mobil

Walaupun di posisi samping mobil yang notaben jarang terjadi benturan atau semacamnya, ternyata bagian ini juga rawan mengalami kerusakan loh.  Biasanya chipping dari pantulan aspal atau kerikil ketika mobil sedang dijalan bisa menyebabkan goresan di body samping mobil, kerikil yang terlempar ke arah samping mobil ini bisa menyebabkan mobil baret atau sampai dengan cat mengelupas.

Penjelasan diatas adalah beberapa bagian di mobil yang memiliki resiko lebih besar terjadi kerusakan dan baret, semoga dengan postingan ini bisa membantu dan menjaga mobil kalian lebih jauh agar tidak terjadi kerusakan. Untuk beberapa bagian mobil jika ingin memberikan proteksi lebih agar tidak baret dan swirl di mobilmu, kamu bisa melapisi nya dengan nano coating atau jika punya budget lebih bisa menggunakan paint protection film.  Ingat selalu anggap mobilmu sebagai investasi masa depanmu, jadi pastikan untuk dirawat baik – baik ya.

PPF Atau Nano Coating ? Ini Perbedaanya Di Mobilmu

PPF atau Nano Coating ? Ini Perbedaannya Di Mobilmu

            Butuh perlindungan atau bahasa kerennya paint protection untuk cat mobilmu ?? pilihannya biasanya antara nano ceramic coating atau paint protection film ( PPF ) . Keduanya mampu melindungi mobilmu dengan baik, dan dalam jangka waktu yang lama, membuat tampilan mobilmu semakin glowing dan kinclong, juga memberikan perlindungan dari baret halus dan sejenisnya.

Pertanyaannya, apakah perbedaan keduanya ? Apa kelebihan dan kekurangan masing – masing ? Mana yang lebih cocok untuk mobilmu ? Oke, mari kita bahas lebih jauh.

  1. jenis bahan dan pengaplikasiannya

Walaupun sama – sama melindungi cat mobil, ternyata bahan dan pengaplikasian kedua paint protection ini terbilang berbeda jauh. Nano ceramic coating berbentuk cairan yang jika diaplikasian menggunakan aplikator khusus di body mobil akan mengeras dan membentuk lapisan baru. Sedangkan Paint Protection Film ( PPF ) menggunakan lapisan berbentuk film untuk dipasang dan dilapisi di body mobil. Nano ceramic coating biasanya memerlukan sampai 2 – 3 lapis agar memberikan proteksi yang maksimal, sedangkan PPF hanya membutuhkan satu lapis saja untuk memberikan perlindungan maksimal. Walapun hanya satu lapis tetapi ketebalan dari PPF lebih tebal dari nano coating yaitu, biasanya PPF memiliki ketebalan 150 – 200 micron dan Nano coating 6 – 8 micron.

  1. lama nya proses pengerjaan

Untuk pengerjaan Nano ceramic coating sendiri dan diluar pengerjaan detailing dan paint correctionnya memakan waktu sekitar 1 – 2 hari jika menggunakan Sinar infra red untuk membantu proses pengeringannya. Ditambah diperlukan waktu pengeringan 1 x 24 jam agar coating betul – betul kering dan aman jika terkena air. Sedangkan pengerjaan Paint Protection Film memakan waktu sedikit lebih lama yaitu sekitar 3 – 4 hari, tergantung dari susahnya bentuk dari lekuk mobil yang dikerjakan.

  1. Fungsi & ketahanan ( durability )

Ketahanan kedua paint protection ini terbilang cukup jauh perbedaannya, Nano ceramic coating biasanya bertahan hingga 2 – 3 tahunan jika menggunakan produk nano ceramic coating dengan kualitas bagus, sedangkan PPF bisa bertahan hingga 8 tahunan dengan perawatan yang benar. PPF juga bisa melindungi dari stone chip dan baret lebih baik dari nano ceramic coating.  PPF biasanya memiliki kemampuan self-healing yang mampu menghilangkan baret halus dan swirl di atas permukaan PPF agar menutup kembali jika dipanaskan dalam suhu tertentu, sedangkan fitur self-healing ini sendiri masih belum banyak ditemukan diberbagai jenis nano ceramic coating yang ada. Sayangnya jika PPF sudah kusam atau rusak harus igganti dengan yang baru, bahkan jika ada yang rusak aau bolong sedikit di permukaan PPF tidak bisa diperbaiki dan harus diganti satu panel.

  1. Dari segi harga

Nah salah satu faktor penting juga buat menjadi pertimbangan kalian, pasalnya perbedaan dua paint protection ini lumayan berbeda jauh. Jika kalian melihat segala fitur dan kelebihan PPF yang dijelaskan diatas pasti kalian mengerti bahawa harga PPF pasti jauh lebih mahal dari Nano ceramic coating. Nano Ceramic coating dengan standar yang bagus berkisar dari harga 4 jutaan sampai dengan 9 jutaan. Sedangkan untuk PPF dengan kualitas bagus bisa menyentuh angka 18 jutaan sampai dengan 25 jutaan keatas.

Mana yang cocok untuk mobilmu ?

Pemilihan proteksi yang cocok untuk kendaraanmu bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan budgetmu. Jika kamu memiliki budget berlebih,  dan memiliki investasi yang panjang untuk mobilmu, dan berencana untuk menggunakan mobilmu dalam jangka panjang bisa memilih  menggunakan PPF. PPF cocok untuk perlindungan jangka panjang untuk mobilmu dan bisa melindungi cat mobilmu lebih baik dari Nano ceramic coating, PPF juga cocok untuk melindungi mobil – mobilmu yang memiliki nilai yang tinggi.  Sedangkan nano ceramic coating bisa menjadi alternatif buat kamu yang ingin mendapatkan proteksi yang jauh lebih murah, nano ceramic coating bisa menjadi salah satu alternatif perlindungan untuk kalian yang ingin menggunakan mobil dalam jangka yang tidak terlalu lama, diantara 3 – 5 tahun, sehingga ketika dijual kembali masih memiliki nilai jual yang tinggi. Atau kamu bisa mengabungkan keduanya untuk solusi lebih hemat, kamu bisa menggunakan PPF di beberapa bagian mobil yang yang rawan baret seperti kap mobil, sisi pintu dan bumper samping, dan sisanya bisa kamu berikan perlindungan menggunakan nano ceramic coating.