
Mengganti ban yang sudah botak dengan cara membeli ban bekas di toko ban bekas rasanya memang sangat menyenangkan. Pasalnya, kamu bakal merasakan dapat keuntungan karena harga ban yang begitu sangat murah. Harga beli yang Anda dapatkanpun gak cuman stengah harga baru, bahkan bisa seperti dari harga aslinya loh ketika masih new. Contoh saja, 1 buah ban bisa saja Anda dapatkan di harga 300ribu rupiah atau bahkan sampai cuman 150 ribu rupiah. Padahal kalau kita ambil yang masih baru, maka paling engga bisa keluar duit 600 ribu hingga sampai 1 juta bahkan lebih untuk 1 buahnya. Keuntungan ini bakalan menggiurkan bagi kamu yang sedang low budget ya sob. Tapi dibalik keuntungan ini, rupanya ada sederet kerugian yang harus kamu tahu loh sob. Kira-kira apa saja sih ? Yuk simak selengkapnya.
A. Usia Tidak Sesuai Standard
Kerugian yang pertama yang harus kami alami adalah usia ban yang mungkin tidak sesuai dengan anjuran pakai. Akan banyak kamu temui usia ban yang sudah 4 tahun bahkan sampai ada yang 7 tahunan. Padahal sih kalau masih dipake sebenarnya gak direkomendasikan loh. Kalau berekspektasi dapat yang masih usia 2 tahun ya kayaknya gak bakalan mungkin terjadi deh sob. Kualitas karena pengaruh usia ini sebenarnya akan menurun ya sob.
B. Ada Kemungkinan Cacat
Beberapa kondisi yang kadang tidak bisa ditebak dengan adanya pembelian ban bekas adalah kemungkinan adanya ban dalam kondisi cacat. Tapi itu tidak pasti ya sob. Karena ada beberapa toko yang berkualitas yang menawarkan produk berkualitas. Tapi seringkali ada beberapa situasi jika Anda tidak teliti bisa saja dapat ban yang sudah ada tambalan tubles sebelumnya. Ada juga yang jumlah tambalannya lebih dari satu.
C. Ketebalan Semu
Ketika membeli ban bekas, seolah-oleh Anda akan melihat bahwa ban yang Anda beli seperti nampak masih tebal. Tapi ketika Anda cermati dengan teliti, ternyata memang aslinya tidak setebal itu. Hal ini karena efek ilusi mata karena biasanya ban bekas dibikin warna hitam pekat yang seolah-olah seperti baru atau kayak nampak tebal. Tapi ada juga kok yang beneran tebal. Mimin sering beli ban bekas yang kayak tebal tapi ternyata stelah diamati ilang tidak begitu tebal banget.
D. Ada Kemungkinan Rekondisi
Salah satu kerugian ketika yang bisa Anda ketahui adalah adanya kemungkinan ban yang sudah direkondisi. Bisa saja ban yang Anda pakai itu adalah ban vulkanisir atau ban hasil press sehingga nampak mulus seperti baru.
Namun bukan berarti membeli second sebuah pilihan yang buruk ya sob. Semua ada plus minusnya.
Kalau kamu beli barupun udah pasti minus di budget, tapi udah pasti untung di kualitas, ketebalan dan juga masa pakai yang lebih lama.

Sedikit iklan nih sob. Buat kamu yang pengen perawatan kendaraan mobil agar glowing bisa bawa unitmu ke Modiu Auto Detailing Jogja. Biayanya murah dan bikin kendaraan kamu tampil seperti baru.