
Salah satu kewajiban penting yang harus dikerjakan oleh semua pengguna atau pemilik kendaraan bermotor adalah melakukan pengisian oli secara rutin dan teratur. Entah kenapa hal ini sering dianjurkan dari awal ketika pembelian kendaraan hingga sampai sekarang ketika melakukan service berkala. Setelah kita pelajari lebih dalam, ternyata pengisian oli secara rutin dan teratur ini penting sekali loh sob. Dan bahkan Anda akan menerima resiko kerugian akibat tidak disiplin dengan satu poin ini.
Untuk edisi kali ini kita sesekali posting konten yang berhubungan dengan otomotif secara umum. Anggap saja sebagai selingan agar Anda tidak bosan apabila kita hanya menyuguhkan konten seputar perawatan penampilan saja hehehe.
Pada tema Minggu ini kita angkat sebuah judul tentang dampak negatif apabila kita sampai telat mengisi oli. Bagaimana kita tahu kalau pergantian oli kita telat atau tidak ? Bagaimana cara mengetahuinya.
Cara mengetahuinya yang pertama adalah dengan mengetahui jarak pergantian oli biasanya berada jarak tempuh. Jika pengisian yang sebelumnya sudah mencapai jarak tempuh 5000km maka sebaiknya segera lakukan penggantian oli yang kedua. Intinya setiap 5000km harus segera ganti oli. Biasanya dari pihak bengkel resmi atau tempat pengisian oli akan memberikan catatan pengisian oli selanjutnya dan Anda harus jadikan itu sebagai notifikasi agar tidak terlupakan.
Karena rupanya, ada dampak buruk terhadap kebiasaan penggantian oli telat. Berikut ini diantaranya ;
A. Suara Mesin Jadi Kasar
Untuk yang pertama adalah suara mesin menjadi lebih kasar ya sob. Dan mungkin suara ini akan bersifat temporary apabila Anda segera menggantinya. Namun suara kasar ini bisa jadi akumulasi apabila kebiasaan telat tersebut sering terulang-ulang untuk beberapa kalinya.
B. Mesin Jadi Berkerak
Untuk dampak buruk yang kedua adalah bisa mengakibatkan mesin menjadi berkerak. Apabila penggantian oli sering telat, maka warna oli akan menjadi sangat gelap dan keruh dan mudah mengendap pada logam mesin. Hal inilah yang menjadikan mesin menjadi berkerak. Padahal kondisi seperti ini bisa turunkan nilai jual kendaraan loh. Tapi itu gak mesti sih. Dan mungkin mesin jadi lebih gampang cepat panas klw oli sudah terlalu berkeruh gelap.
C. Resiko Turun Mesin
Untuk resiko yang ketiga apabila telat mengisi oli bisa akibatkan habisnya sisa oli di dalam mesin. Jangan kita berpikir bahwa volume oli tetap sama loh. Padahal semakin lama dipakai maka semakin turun terus volumenya dan lama-lama menjadi kering. Apabila sampai benar-benar habis, maka resiko ngeri yang terjadi adalah kemungkinan turun mesin. Udah tahu kan biaya turun mesin berapa ? Udah pasti gede dong !
Nah itu dia dampak negatif apabila sering telat melakukan penggantian oli kendaraan Anda.

Sedikit iklan nih kak, buat kakak yang pengen perawatan agar kendaraan menjadi tampil kinclong bisa order jasa detailing by Modiu yuk kak.
Biayanya murah dan bikin kendaraan jadi glowing maksimal.