Penyebab Rem Blong Kendaraan

Salah satu resiko paling ditakutkan oleh pengendara motor ketiga berpergian adalah mengalami rem blong. Kejadian seperti ini tentu banyak dialami oleh mereka yang banyak melewati daerah pegunungan, perbukitan atau jalanan tanjakan dan turunan yang curam. Resiko terhadap rem blong ini sangatlah membahayakan karena menjadi biang kecelakaan paling ekstrim di banyak kasus-kasus yang ada di lapangan. Apalagi untuk kendaraan besar seperti truk, bus dan kontainer sepertinya menjadi kejadian yang cukup umum terjadi.

Namun tak memungkiri bahwa kejadian ini juga banyak menimpa pengendara pribadi seperti motor atau mobil ketika berwisata ke daerah perbukitan seperti ke Dieng, Wonosari Jogja, Puncak dan banyak lagi lainnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut agar tidak terjadi pada diri Anda, maka kami akan membahas beberapa penyebab biang rem blong pada kendaraan pribadi baik itu motor dan juga mobil.

A. Jarang Service Rem

Salah satu penyebab pertama yang bikin seorang pengendara tertimpa sial rem blong adalah rasa malas mereka atau rasa pelit untuk melakukan cek berkala ataupun service rem secara rutin. Pada saat kegiatan service rem, kendaraan akan rutin digantikan seal rem dan minyak rem yang juga menjadi biang rem nyeplos. Kalau jarang diservis, ya tentu bahaya banget kalau tidak tahu kondisi seal karet dan minyak remnya seperti apa.

Pada saat service bagian kaki-kaki ini, kalian juga akan dibantu pengecekan kondisi ketebalan kampas rem. Umumnya bagian teknisi akan menginformasikan apakah kondisi kampas masih tebal atau sudah menipis. Kalau ada pemberitahuan menipis, baiknya segera diganti dengan kampas rem baru agar lebih aman ketika dibawa berkendara.

B. Penggunaan Sparepart Rem KW

Salah satu masalah yang mungkin menjadi problem bagi banyak pengendara karena masalah pelitnya pengeluaran biaya perawatan rem adalah pembelian sparepart rem yang Kw. Khususnya pada pembelian kampas rem sebaiknya membeli part yang ORI. Kenapa harus part ori ? Karena part ori memiliki daya cengkeram yang lebih kuat dibandingkan yang kw. Selain itu kampas rem KW juga lebih rentan mengalami terbakar saat dipakai berlebihan. Nah, meskipun murah tapi resikonya juga lebih ngeri ya guys.

C. Tidak Menggunakan Gigi Rendah Saat Turunan

Penyebab ketiga yang juga bisa bikin kendaraan bermotor baik itu motor ataupun mobil mengalami rem blong adalah lupa menggunakan gigi rendah saat turunan tajam. Pada saat turunan tajam dengan jarak panjang, Maka beban kendaraan hanya akan dibebankan pada rem saja tanpa bantuan engine brake sehingga kampas akan mengalami suhu yang lebih tinggi dan bisa mengalami blong.

Jangan lupa turunan tajam hanya pakai gigi 2 atau gigi 1 untuk memperingan kinerja rem.

Selain itu penggunaan kendaraan matic pada daerah pegunungan juga sangat berisiko mengalami rem blong ya guys.

Sedikit iklan, bagi kalian yang ingin melakukan perawatan agar kendaraannya menjadi glowing bisa main aja kak ke Modiu Auto Detailing Jogja.

Bikin mobilmu jadi kinclong seperti baru yuk !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *