
Kamu pernah kepikiran gak sih kalau bisa saja di dalam kabin mobil kamu dihuni oleh tamu tak diundang tanpa sepengetahuan kamu. Penghuni seperti apa sih ? Ya bisa saja itu laba-laba kecil, kecoa, semut, dan masih banyak lagi lainnya. Ada banyak cara yang bisa membuat hewan kecil ini bisa masuk ke dalam kabin mobil Anda. Seperti halnya ketika Anda makan makanan ringan di dalam mobil kemudian meninggalkan bekas makanan. Dari kejadian ini bisa mengundang hewan-hewan semut masuk ke mobil dari jalur jendela, atau jalur lain yang bisa dilalui dengan ukuran kecilnya.
Atau bisa saja ketika Anda membeli buah rambutan dan Anda meletakkannya ke dalam bagasi. Semut yang ada di buang rambutan ini akan berjalan-jalan di sekitaran kabin dan mungkin menetap di bagian bawah jok tempat Anda menaruh ban.
Bisa pula ketika Anda memarkirkan mobil di garasi dan jendela tidak tertutup rapat ini akan memberi kesempatan hewan seperti kecoa, cicak bahkan laba-laba bisa masuk ke dalamnya. Wah kayaknya hewan ini jangan sampai menetap terlalu lama ya gengs. Nantinya dia akan merusak atau mengotori kendaraan. Apalagi kalau sebangsa kecoa itu udah pasti merusak banget. Gigi kecoa sangat kuat untuk mengigit jok, kulit stir dan bagian seperti halnya karpet.
Pada kesempatan kali ini kita akan bagikan ciri-ciri bahwa kabin mobil dihuni hewan-hewan kecil. Berikut ini dia diantaranya.
A. Menemukan Serat Jaring Laba-laba Walaupun Kecil / Sedikit
Kalau ada hewan sejenis laba-laba yang berukuran sangat kecil maka biasanya dia akan meninggalkan jaring-jaring laba-laba ( lamat – dalam bahasa Jawa ) yang bersemangat di bagian kolong-kolong kabin seperti bagian bawah jok atau bagian di sekitar dekat pedal rem dan gas.
B. Terdapat Kotoran Hewan Kecil Seukuran Semut
Untuk ciri yang kedua untuk mengetahui kalau ada hewan kecil yang singgah di kabin adalah adanya kotoran-kotoran kecil yang ditinggal di sekitar karpet-karpet bahkan di jok. Kotoran kecil seukuran semut ini biasanya bisa paling umum adalah kecoa. Dan kecoa adalah hewan yang sangat merusak. Kemungkinan hewan lain adalah cicak.
C. Adanya Aroma Tak Sedap di Kabin
Aroma tak sedap di dalam kabin tak hanya berasal dari bakteri, sisa makanan dan jamur saja ya sob. Bisa saja itu bersumber dari adanya kehadiran hewan-hewan kecil yang menimbulkan bau tak sedap. Salah satunya adalah kecoa itu tadi.
Untuk penanganan hewan kecil ini gampang banget. Kalau dia sejenis serangga maka Anda perlu sesekali menyemprot dengan obat nyamuk atau obat kecoa. Jenis hewan serangga apa saja yang di dalamnya akan mati. Jangan lupa sehabis disemprot lalu pintu dan jendela ditutup rapat agar bisa bekerja maksimal.
Jangan lupa untuk sering-sering di bongkar dan dicuci. Siapa tahu hewan-hewan tersebut akan kabur dengan kegiatan bersih-bersih Anda yang mengusik mereka.

Untuk aroma tak sedap dan pembersihan maksimal bisa menggunakan jasa hot steam interior dari Modiu Auto Detailing Jogja.