
Salah satu hal penting yang wajib dipahami oleh semua pengendara adalah memahami pentingnya keselamatan berkendara. Ada banyak sekali pokok-pokok penting dalam dunia safety driving yang wajib kita pahami agar terhindar dari resiko kecelakaan. Pentingnya keselamatan berkendara ini sudah sangat sering dibahas di konten autodetailingjogja.com di beberapa pertemuan. Ini wujud tanda peduli kami pada teman-teman pegiat otomotif. Karena hobi juga harus diimbangi dengan memahami kesadaran akan keselamatan.
Safety driving ini tidak hanya ditekankan pada perilaku pengemudi saja, tapi juga harus ditekankan pola pada kondisi kelayakan kendaraan. Apa saja perilaku pengemudi yang penting ?
Seperti hindari kebut-kebutan, hindari nyetir dalam keadaan ngantuk dan juga dalam keadaan mabuk. Bahkan sampai yang paling simple seperti mengoperasikan ponsel juga tidak dianjurkan saat mengemudi ya sob.
Kalian ini kita bakal tekankan pada aspek kondisi kendaraan. Khususnya kita mau bahas tentang kondisi ban. Ini penting banget sob, karena ban adalah bagian vital di kendaraan yang sangat berpengaruh pada keselamatan. Tak sedikit kejadian ban pecah adalah bagian dari kecerobohan pemiliknya. Untuk hindari hal ini, kita kenali yuk ciri-ciri ban yang sudah tak layak pakai.
A. Usia Ban Ketuaan
Ciri pertama untuk mengetahui ban tidak layak pakai adalah ketika Anda menemui usia ban kendaraan Anda sudah terlalu tua dengan usia pakai sekarang. Contohnya saja misalnya sekarang tahun 2024, maka misalkan Anda memakai ban yang tertulis tahun 2019 atau bahkan 2015 maka udah dipastikan itu sangat berbahaya ya gaes. Usia ban terlalu tua ini tidak layak untuk dipakai karena membahayakan. Dari segi kualitas, usia ban makin berumur maka makin menurun.
B.Motif atau Batikan Ban Rusak / Habis
Ciri-ciri kedua kalau ternyata ban yang Anda pakai tak boleh dipakai adalah ketika Anda menemukan motif atau pattern batikan ban sudah mulai halus, mendekati botak atau malah ada beberapa motif yang sompel.
Ini baiknya jangan dipakai sob. Gak baik karena sangat beresiko.
C. Terlihat Kawat / Benang
Ciri ekstrem yang mungkin banyak ditemui pada pemilik kendaraan bandel adalah ketika banyak pengguna yang pelit dan malas ganti ban kalau belum sampai botak. Terkadang efek botak ini bisa mengikis lapisan ban sampai terlihat Kawat atau benang muncul keluar.
Kalau kawat dan benang ini muncul, itu artinya ban tersebut sudah sangat tipis dan beresiko fatal jika tetap dipakai.
D. Sudah Banyak Tambal & Sering Kempes
Ciri keempat bahwa kelayanan ban tidak direkomendasikan untuk dipakai jarak jauh adalah ketika Anda menemukan kondisi ban sudah memiliki banyak sekali titik tambal.
Selain itu juga ban tersebut sudah rentan kempes maka sebaiknya ganti dengan yang baru, atau kendaraan jangan dibawa jauh.