Beli Mobil Ke Perorangan Langsung ? Kenali Resikonya !!!

Kalau kamu melihat ilustrasi pada foto di atas pasti mimin sedang ingin membahas tentang dunia jual beli kendaraan. Yes, memang sih tim Modiu selalu ada segudang cara biar obrolan disini tidak terkesan anyep. Selalu ada pembahasan seru di tiap minggunya biar kamu tambah wawasan dan tambah hiburan hehehe. Gak cuman ngomongin soal perawatan aja tapi juga hal-hal lain yang nyrempet di seputaran otomotif juga dibahas. Ini semua sih demi memanjakan para pembaca setia Modiu biar seneng hehehe. Masih kurang senang, main aja ke kantor kami … nanti bakalan kita bikin kopi biar kamu bisa nongkrong lebih lama hehehehe.

Kali ini kita bakalan bahas tentang dunia jual beli mobil bekas. Kalau yang baru yang pasti urusannya pasti ke dealer ya gan. Nah, kalau bekas ya antara ke showroom mokas atau ke perorangan ataupun pemakai langsung. Memang kedua belah opsi ini bakalan tetap akan ada sampai kapanpun. Karena keduanya ini punya kelebihan dan kekurangan masing. Seperti halnya showroom yang tawarkan kelebihan unit bergaransi, pilihan mobil banyak serta kualitas. Tapi ya itu deh, showroom agak identik dengan harga jual yang sering mahal.

Kalau ke perorangan langsung udah pasti bisa lebih murah. Tapi ya itu gaes, kamu baiknya harus pandai dan berpengalaman dalam berburu mobil ke pemakai. Karena tanpa pengalaman khusus, bisa-bisa kamu menemukan sederet kerugian.

Ini dia beberapa resiko beli ke perorangan meskipun tawarkan harga yang lebih murah.

A. Kualitas Unit Belum Diketahui

Kalau kamu belum di showroom ya udah pasti sudah lolos dari Kontrol Quality. Showroom mobil bekas umumnya hanya menampung unit yang sudah layak jual. Terkadang pengalaman mereka hunting 4 unit mobil, hanya 2 atau 1 saja yang lolos uji kualitas. Sedangkan yang tak lolos akan menjual secara manual tanpa melalui showroom. Ada kemungkin Anda membeli mobil hasil sortiran showroom yang tak lolos kualitas ketika sudah di cek. Tidak kualitas yang dimaksud sangat beragam seperti halnya kondisi yang banyak pr, masalah atau lainnya yang tidak sebandingkan dengan harga yang ditawarkan. Anda seperti masuk dalam sebuah spekulasi antara untung dan rugi dalam posisi ini.

B. Ada Potensi Bekas Laka & Banjir

Showroom mobil bekas memang mahal tapi mereka sangat jarang menampung kendaraan eks laka atau bahkan eks banjir. Hal ini mereka lakoni untuk mempertahankan reputasi di mata para pelanggan agar terjaga sampai kapanpun. Namun ketika kita beli di pemakai, maka kondisi unit secara histori masih jadi misteri.

Kondisi unit eks laka atau banjir ini bisa saja ditutupi secara rapi oleh pemilik langsung. Dan bahkan mereka bisa saja berbohong untuk mengelabui pembeli agar proses penjualan kendaraan mereka berjalan dengan lancar.

Tanpa keahlian khusus, Anda bisa saja terkecoh unit eks laka karena kondisi fisik sudah disulap dengan rapi seperti halnya mobil normal pada umumnya.

C. Potensi Ditipu Soal Status Kendaraan

Kerugian ketika membeli langsung dari perorangan adalah adanya potensi kecurangan yang bisa mereka lakukan. Seperti halnya BPKB Palsu, Stnk Palsu bahkan bisa saja mobil yang mereka jual bisa saja bukan asli miik mereka.

Bahkan ada pula potensi transaksi segitiga yang menimpa Anda seperti pada ratusan kasus yang terjadi di beberapa tahun belakangan ini.

Konten ini tidak semata-mata mempromosikan produk showroom mobkas ya sob. Ini hanya edukasi saja. Karena keduanya punya plus minusnya masing-masing.

Setelah membeli mobil, jangan lupa main ke Modiu Auto Detailing Jogja. Kami siap sulap mobil jadi lebih glowing dan mulus seperti mobil baru.

Kualitas dijamin pokoknya gaes !!!

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *