Tahu gak gaes kalau satu-satunya part pada mobil yang paling vital dalam memerankan peran pada keamanan adalah sistem rem. Jika ada part yang sudah layak, maka akan sangat beresiko pada keamanan perjalanan. Salah satunya adalah ketika kampas rem mengalami kondisi akan habis. Mau tahu kayak apa cirinya ?
Ciri Kampas Rem Mobil 90% Habis
Kampas rem merupakan salah satu komponen keselamatan paling penting pada mobil. Fungsinya adalah menciptakan gesekan dengan piringan atau tromol rem agar kendaraan dapat melambat dan berhenti dengan aman. Seiring pemakaian, kampas rem akan menipis. Jika sudah mencapai kondisi 90% habis, risiko kecelakaan meningkat karena daya pengereman menurun drastis. Oleh karena itu, penting bagi pemilik mobil untuk mengenali ciri-ciri kampas rem yang hampir habis sebelum benar-benar rusak.
Salah satu ciri paling umum adalah muncul suara berdecit atau berdecak saat rem diinjak. Suara ini biasanya terdengar saat kecepatan rendah atau ketika pedal rem ditekan perlahan. Bunyi tersebut muncul karena lapisan kampas sudah sangat tipis sehingga besi kampas mulai bergesekan dengan piringan rem. Jika dibiarkan, piringan rem bisa ikut rusak dan biaya perbaikan menjadi jauh lebih mahal.
Ciri berikutnya adalah jarak pengereman terasa lebih panjang. Mobil membutuhkan jarak lebih jauh untuk berhenti meskipun pedal rem diinjak lebih dalam. Kondisi ini sangat berbahaya, terutama saat berkendara di jalan ramai atau saat kondisi darurat. Kampas rem yang hampir habis tidak mampu menciptakan gesekan optimal, sehingga kemampuan menghentikan laju mobil menurun.
Selain itu, pedal rem terasa lebih dalam atau terasa kosong saat diinjak. Pada kondisi normal, pedal rem akan terasa pakem dan responsif. Namun, jika kampas sudah menipis hingga 90%, pedal rem harus diinjak lebih dalam agar mobil melambat. Ini menjadi tanda jelas bahwa kampas rem sudah mendekati batas pemakaian.
Beberapa mobil modern juga dilengkapi dengan indikator lampu rem di dashboard. Jika lampu peringatan rem menyala, bisa menjadi tanda kampas rem sudah sangat tipis. Meski tidak selalu akurat 100%, indikator ini sebaiknya tidak diabaikan dan segera lakukan pengecekan ke bengkel.
Ciri lainnya adalah getaran saat pengereman. Kampas rem yang sangat tipis sering menyebabkan pengereman tidak rata, sehingga timbul getaran di pedal rem atau setir. Getaran ini juga bisa menandakan piringan rem mulai aus atau tidak rata akibat gesekan langsung dengan besi kampas.
Terakhir, secara visual, kampas rem yang 90% habis dapat dilihat dari ketebalan kampas yang tersisa sangat tipis, biasanya kurang dari 3 mm. Pemeriksaan visual bisa dilakukan melalui celah kaliper atau saat servis rutin di bengkel.
Kesimpulannya, mengenali ciri kampas rem mobil yang 90% habis sangat penting demi keselamatan berkendara. Jika muncul suara berdecit, jarak pengereman memanjang, pedal terasa dalam, muncul getaran, atau lampu indikator menyala, sebaiknya segera ganti kampas rem. Jangan menunggu hingga benar-benar habis, karena risiko kecelakaan dan kerusakan komponen lain jauh lebih besar dibandingkan biaya penggantian kampas rem.