Kapan Baiknya Bikin SIM ?

Salah satu syarat penting agar seorang pengemudi diperbolehkan secara Syah mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya adalah ketika mereka sudah memiliki surat ijin mengemudi. Surat ijin inilah yang biasanya kita sebut dengan SIM. Asal sobat tahu bahwa tidak semua orang bisa memiliki SIM. Salah satu contohnya adalah mereka yang belum memiliki umur yang cukup. Biasanya adalah kalangan pelajar yang usianya belum 17 tahun atau lebih. Kenapa harus berumur cukup ? Hal ini menyangkut kematangan dalam mengambil keputusan di jalan raya. Anak-anak pelajar lebih riskan dalam berkendara. Tak sedikit kasus kecelakaan banyak disumbangkan oleh anak-anak dibawah umur yang belum matang dalam mengendarai dengan dewasa. Asal-asalan, suka ngebut, main belok adalah karakteristik darinya.

Berbicara masalah SIM ini, rupanya kita semua pasti butuh kan ? Iyalah, karena kalau gak punya udah pasti was-was kalau bepergian kemana-mana. Takutnya nanti kena tilang kalau pas ada razia kan ?!

Pada kesempatan kali ini, tim Modiu akan bahas tentang kapan sih enaknya bikin SIM itu ?

A. Usia Sudah Memenuhi

Lagi-lagi masalah usia itu hal krusial ya gaes. Bahkan sampai orang yang akan menikah saja juga ada minimal usia tertentu. Karena kalau gak ada aturan seperti ini, bisa-bisa ya berabe banget deh.

Jadi kalau kamu belum memenuhi secara umur maka urungkan niat untuk datang ke kantor Polres / Samsat guna mengurus perijinan satu ini. Udah pasti kamu ditolak dan malah rugi waktu saja.

B. Sudah Menguasai Kendaraan Dengan Baik

Untuk hal yang kedua adalah ketika kamu sudah betul-betul mahir dalam mengendarai kendaraan baik itu motor, mobil atau bahkan truk. Tergantung jenis SIM yang akan Anda urus.

Kalau belum bisa berkendara yang ada malah kamu gagal tes ya sob. Ya nantinya ada simulasi tes yang akan kamu jalani. Jika kita sudah mahir berkendara, maka setidaknya kita bakal lolos tes.

C. Akan Sering Dipakai

Untuk masa ideal yang ketiga kapan enaknya bikin SIM ya ketika kita bakalan sering-sering bepergian. Karena kalau kita sering keluar ya pasti bakalan butuh kan ???

Tapi kalau jarang bepergian dan jarang mengendarai sendiri ya mendingan tidak perlu mengurus. Karena apa ? Ya karena nanti jadi mubazir dengan biaya yang sudah dikeluarkan atau dengan kerepotan waktu yang sudah Anda luangkan untuk mengurus sebelumnya.

Bahkan akan lebih ideal lagi kalau kendaraan sudah ada di tangan. Mau gak mau ya harus segera diurus ya sob.

Lalu kapan enaknya bawa mobil ke salon ? Kayaknya bagusan Minggu-minggu ini deh. Daripada nanti keburu lupa dan keburu uangnya habis hehehe…

Biar garapannya memuaskan, pake aja jasa salon mobil dari Modiu Auto Detailing Jogja. Udah pasti puas hasilnya !!!!

 

Lagi Belajar Setir Mobil ? Baiknya Mandiri Atau Pake Jasa Kursus ?

Kayaknya kamu baru saja membeli mobil baru nih. Tapi kamu juga belum pernah punya pengalaman sama sekali untuk mengemudi mobil sebelumnya. Biasanya dalam kondisi seperti ini, kita belum bisa menerbitkan pengurusan untuk SIM. Dan biasanya pula, kita belum berani bepergian kemana-mana atau jauh kalau tidak membawa sopir pribadi. Tapi kamu pasti tidak ingin terus bergantung dengan sopir. Ada kalanya pengen bisa mengemudi sendiri agar bisa lebih leluasa bepergian kemana saja tanpa hambatan.

Akhirnya solusi yang harus Anda pilih adalah belajar setir mobil. Kira-kira langkah apa yang perlu dilakukan agar bisa mengendarai sendiri ?

Baiknya jangan salah langkah dan gegabah ya gaes. Apalagi memantapkan diri untuk belajar secara mandiri tanpa pendamping itu adalah resiko. Kok bisa resiko sih ?

Beberapa resiko yang bisa Anda temui antara lain ;

1. Merusak Kendaraan Sendiri : Resiko pertama apabila kita belajar secara mandiri adalah menjadikan mobil baru kita sebagai kelinci percobaan belajar kita. Akan ada resiko lebih banyak baret, nyenggol pagar, atau kerusakan part mobil karena tidak tahu SOP betul dalam mengendarai mobil.

2. Mencelakai orang lain : Untuk resiko minus kedua adalah bisa saja mencelakai orang lain. Dengan belajar mandiri tanpa pendampingan orang berpengalaman maka cara kemudi Anda bisa tak terkontrol. Alhasil kejadian nabrak pengendara lain atau orang lain banyak ditemui oleh beberapa orang yang belajar mengendarai.

3. Masa Belajar Lebih Lama : Untuk resiko ketiga adalah resiko masa belajar yang lebih lama. Tanpa ada pelatihan secara khusus maka Anda akan lebih lama memahami ilmu2 praktis dalam mempercepat skill mengemudi.

Bagaimana kalau dengan jasa kursus ? Memang sih kalau kita ambil sisi negatifnya udah jelas deh kalau pake jasa kursus ini akan buat Anda keluarkan biaya ekstra. Yang seharusnya gak perlu keluar duit, Anda jadi keluar duit untuk biaya kursus. Tapi jika ambil dari sisi manfaatnya, ada beberapa ya gaes.

A. Tidak Mengorbankan Mobil Baru Kita

Untuk manfaat yang bisa kita dapat pertama adalah tidak menjadikan mobil kita sebagai bahan belajar yang beresiko. Apalagi jika mobil Anda masih tergolong baru. Untuk mobil kursus, biasanya memang sudah biasa kena lecet, tabrak buat latihan jadi pihak pengajar tidak begitu mempermasalahkan. Mereka sudah punya langganan tempat repair yang murah. Kemudian segala bentuk pelajaran belajar menyetir hanya akan menggunakan kendaraan dari penyedia.

B. Sedikit Mencelakai Orang Lain

Manfaat kedua dari pake jasa kursus yang jelas udah pasti lebih sedikit resiko mencelakai orang lain. Hal ini karena proses belajar menyetir menggunakan SOP yang baik dan benar. Selain itu dalam proses ini juga akan full didampingi oleh mentor di bangku samping. Ibaratnya Anda tidak bisa kontrol, maka otomatis pendamping akan menarik handrem untuk menghentikan potensi nabrak.

C. Lebih cepat bisa

Dengan ilmu dan teknik praktis berdasarkan pengalaman mentor,  maka proses belajar Anda sampai bisa mengemudi akan jadi lebih cepat ya gaes. Yang seharusnya memakan waktu 7 bulan, maka disini bisa hanya 3 bulan atau hanya 1 bulan sudah mahir.

Agar mobil barumu terproteksi dari baret halus, jamur dan kotoran, maka jangan lupa untuk manfaatkan jasa detailing dari Modiu Auto Detailing Jogja.

Sudah pasti bikin mobil barumu makin awet  !

Tips Memilih Mobil Bekas Untuk Anda

Halo sobat Modiu, pada kesempatan kali ini kita akan berbagai tips lagi nih seputar otomotif. Dan kali ini kita akan bagikan edukasi penting mengenai tips dalam memilih kendaraan. Memilih kendaraan untuk apa ? Yakni untuk dibeli !

Buat sobat yang ada rencana untuk membeli mobil dalam waktu dekat ini, cocok banget nih ada artikel unik yang bisa membantu Anda.

Ini dia tips memilih mobil bekas yang ideal untuk Anda.

A. Pilih Berdasarkan Kapasitas Kebutuhan 

Untuk tips pertama sebelum memutuskan membeli maka yang perlu Anda ketahui adalah memahami kebutuhan kapasitas dan keluarga. Sebagai contoh misalnya jika Anda adalah keluarga kecil dengan cuman ( Anda & pasangan atau Anda + pasangan + 1 anak ) maka mobil yang tepat dibeli adalah mobil kecil. Seperti misalnya mobil 2 baris. Kemudian jika Anda rasa Anda adalah keluarga besar seperti dalam 1 rumah ada 5 hingga 7 orang, maka belilah yang tiga baris saja.

Atau mungkin Anda akan membeli mobil yang kedua. Anggap saja mobil yang pertama sudah sesuai dengan kapasitas keluarga. Maka Andapun tetap bisa berpatok pada kebutuhan. Misalnya kebutuhannya untuk operasional kerja yang gesit. Maka cari aja jenis kendaraan yang cocok dengan kebutuhan tersebut.

B. Hindari Kendaraan Terlalu Tua

Tips kedua dalam memilih kendaraan adalah menghindari kendaraan yang terlalu tua. Terkecuali memang hanya untuk kebutuhan koleksi saja.

Mengapa harus menghindari yang tua ? Biasanya yang sudah berumur akan lebih rentan banyak PR dan banyak perawatan. Jika Anda akan menggunakannya untuk  kendaraan harian, mungkin saja Anda akan menemui banyak masalah. Potensi untuk trouble atau macet di perjalanan bisa saja sangat mudah terjadi.

Hal ini akan berbeda dengan kendaraan usia muda. Kendaraan berusia muda lebih kecil memiliki potensi trouble di perjalanan.

C. Cek Status Kendaraan 

Dalam memilih kendaraan maka baiknya Anda harus selalu mengecek status kendaraan. Status ini sangatlah banyak ya sob variasinya. Mulai dari mengecek surat-suratnya lengkap atau tidak, kepemilikan milik siapa dan seperti apa track record kendaraan tersebut.

Dengan mengetahui status kendaraan, maka Anda akan terhindar dari resiko tertipu mobil bodong atau mobil eks curian.

D. Pilih Yang PR Nya Minim & Harga Masuk

Cara memilih kendaraan yang keempat adalah memilih yang PR nya paling minim dan harganya yang paling masuk akal dengan kondisi.

Jangan sampai Anda malah memilih mobil mahal dengan Pr banyak, sedangkan di sisi lain masih ada pilihan mobil lebih murah dengan PR yang lebih sedikit di jenis dan merk mobil yang sama.

Sebelum memutuskan untuk nego harga, cek dulu kondisinya ya gaes.

E. Pilih Yang Benar-benar Berkualitas 

Untuk memastikan Anda tidak salah membeli, maka ada baiknya membeli mobil yang berkualitas baik dari segi mesin dan segala kondisi.

Jika Anda tidak pandai dalam mengecek kondisi ke pemilik langsung, maka akan lebih enak membeli di showroom mobil bekas yang sudah pasti good condition.

Salah satu hal penting dalam menjual kendaraan memang faktor penampilan hal mutlak.

Jadijan mobil lebih ganteng dengan layanan detailing by Modiu Auto Detailing Jogja ya gaes.

Kualitasnya bukan kaleng-kaleng pokoknya !

Tips Hindarkan Spion Mobil Dicuri Maling

Salah satu bagian part pada mobil yang sangat rentan mengalami tindakan pencurian adalah spion. Bagian ini rupanya sangat penting bagi pengemudi untuk melihat sudut pandang di belakang pada saat parkir atau saat berkendara.

Namun sayangnya bagian satu ini sangat disukai pencuri karena memiliki nilai jual yang sangat tinggi dan juga memiliki titik kemudahan untuk diambil. Nah, mungkin kita tidak bisa memastikan bahwa spion mobil kita akan tetap aman sampai kapanpun.

Untuk menghindari aksi pencurian memiliki kesempatan terhadap akses ke spion kendaraan Anda, yuk ikuti beberapa kiat sederhana yang bisa membantu menghambat maling dalam melakukan aksinya.

A. Nyalakan Sirine Mobil Saat Ditinggal

Pada saat kamu memarkirkan mobil, maka salah satu hal paling simple yang bisa kamu lakukan adalah menyalakan tanda sirine saat kendaraan disentuh. Setidaknya upaya pencuri akan segera ketahuan ketika ada sirine mobil Anda berbunyi ketika mengalami sentuhan ataupun upaya pencurian. Dengan begitu, sang pencuri akan segera panik dan mungkin akan memilih meninggalkan kendaraan dengan terburu-buru agar aksinya tidak diketahui oleh orang banyak.

Bunyi sirine ini memang sangat mengganggu dan akan mengalihkan perhatian orang banyak. Hal ini juga akan membuat dia akan berpikir untuk melanjutkan upaya mencongkel spion tersebut.

B. Parkirkan Mobil Pada Lokasi Dekat CCTV

Untuk upaya kedua yang bisa Anda lakukan ketika memarkirkan kendaraan Anda adalah memarkirkan di lokasi yang seaman mungkin.

Hindari menaruh mobil pada lokasi yang jauh dari keramaian atau malah di tempat yang sangat sepi. Sebisa mungkin jika Anda beruntung ya carilah tempat yang memiliki CCTV di luar.

Dengan adanya CCTV ini maka setidaknya seorang pencuri akan mikir kedua kali sebelum melakukan tindakan kriminal. Karena dengan mengetahui keberadaan CCTV tersebut, rencana yang sudah dia pilih bisa jadi digagalkan seketika ketika melihat CCTV di depan toko atau bangunan tempat kendaraan diparkirkan.

C. Hindari Meninggalkan Kendaraan Dalam Waktu Lama

Untuk tips ketiga yang bisa Anda jalankan adalah hindari meninggalkan kendaraan dalam waktu yang sangat lama. Semakin lama, maka semakin besar kesempatan seorang pencuri dalam merancang strategi dalam melakukan aksi kejahatannya.

Dan alangkah baiknya memarkirkan kendaraan sedekat mungkin dengan dimana Anda berada. Usahakan tidak terlalu jauh dengan keberadaan Anda.

Nah untuk tips agar kendaraan Anda kinclong dan kelihatan terawat, maka Anda bisa membawa mobil kesayangan Anda ke bengkel salon mobil berpengalaman.

Salah satu tempat recommended yang bisa Anda tuju adalah Modiu Auto Detailing Jogja. Cocok untuk mobil jenis apa saja. Dan bahkan juga bisa untuk salon kendaraan roda dua atau motor.

Untuk informasi lebih lanjut bisa langsung aja hubungi nomor WhatsApp yang tercantum di website ini.

Jauhkan Mobil Dari Noda Jamur

Pernahkah kamu mengetahui kalau mobil bisa saja memiliki jamur ?

Tapi jamur yang satu ini beda banget dengan jamur yang biasa kamu temui di kebun, persawahan atau yang biasa kamu makan ya sob. Dan mungkin jamur yang kita maksud ini tidak berwujud 3 dimensi yang kelihatan wujud banget dari berbagai fisik. Jamur yang ada pada mobil mungkin tidak begitu jelas banget. Seperti halnya jamur yang ada pada kulit manusia, seperti halnya sebuah corak atau bintik yang berukuran kecil.

Begitu juga, noda jamur yang ada pada mobil ini aslinya juga berbentuk bintik ataupun spot yang tidak begitu jelas jika dilihat dari kejauhan. Namun jika kita mau lihat dengan mendekat, maka spot jamur tersebut bisa kita lihat dengan mata telanjang yang gaes.

Biasanya sih noda jamur pada mobil menempel pada bagian eksterior. Seperti halnya pada body yang berlapiskan cat dan juga satunya terletak pada kaca. Noda Jamur inilah yang sebenarnya bisa mengurangi estetika kendaraan. Misalkan saja, untuk bagian kaca akan menjadi lebih buram alias kurang cling. Kemudian untuk bagian body juga akan jadi nampak lebih kusam ya sob.

Nah, itu dia deh sob. Coba deh kamu lihat pada foto di atas. Kamu mungkin baru tahu sekarang kalau ternyata bercak-bercak warna putih itu adalah jamur yang kami maksud.

Tapi kamu gak usah khawatir. Meskipun hal tersebut nampak membuat Anda kesal dan menjengkelkan, sebenarnya kotoran tersebut bisa dihilangkan kok. Cuman kalau gak tahu cara dan tekniknya, malahan bisa memperparah kondisi.

Tenang saja, nantinya tim Modiu Auto Detailing Jogja bakalan kasih treatment bagus untuk layanan exterior detailing dengan kualitas yang gak meragukan.

Lantas bagaimana cara cegahnya ?

A. Hindari Tempat Lembab 

Sebaiknya Anda selalu menaruh kendaraan Anda ke tempat yang bebas dengan kondisi lembab. Misalkan garasi Anda merupakan tempat dengan kondisi demikian, baiknya Anda memindahkan ke tempat yang lebih kering. Atau jika tidak ada pilihan lain, maka cari tahu penyebab garasi itu lembab.

Misalnya saja karena tembok terkena rembesan pipa. Anda bisa menambahkan saluran pipa yang bocor dan rembes sehingga sekitaran garasi menjadi lebih kering.

B. Keringkan Kaca & Body Apabila Basah

Untuk hal kedua untuk hindarkan bagian eksterior seperti body dan kaca terkena jamur adalah dengan selalu mengeringkan apabila berkondisi basah.

Biasanya kondisi ini terjadi karena mobil sehabis dipakai hujan-hujanan atau sehabis dicuci. Anda bisa mengeringkan dengan lap kering atau media khusus seperti kanebo.

Direkomendasikan juga menggunakan Premium Car Towel dari Modiu.

Produk terbaik yang bisa dimiliki oleh para pemilik kendaraan bermotor.

Produk tersebut bisa dipesan secara online atau datang langsung ke workshop Modiu Jogja ya kak.

Kebiasaan Buruk Mengemudi Yang Seharusnya Dihindari

Mau jadi pengemudi yang baik atau buruk nih ? Kamu paham gak dengan pertanyaan mimin ini hehehe ..

Memang sih kita tidak bisa menilai orang lain bahwa dia adalah seorang pengendara yang baik atau seorang pengendara yang buruk. Namun kalau kita mau introspeksi dengan diri sendiri, maka setidaknya kita bisa meraba bahwa kita itu sudah sebaik apa sih jadi pengemudi.

Ada beberapa indikator kalau kita adalah pengemudi yang baik. Yaitu ketika kita taat dengan peraturan lalu lintas dan jarang melanggarnya. Apakah kamu masuk dalam kategori di tersebut ? Namun, ketika kita melanggarnya maka sebenarnya kita sendiri sih yang menanggung resikonya.

Pada kesempatan kali ini Mimin bakal bahas beberapa kebiasaan buruk pengemudi yang membahayakan diri sendiri. Itu semua wajib banget untuk kamu hindari ya gaes. Kira-kira apa saja ? Cek selengkapnya dibawah ini.

A. Mengendarai Sambil Merokok

Mungkin tidak ada aturan yang spesifik membahas tentang larangan ini di jalan raya. Namun akhir-akhir ini sering banget jadi sorotan. Sebagai perorok, memang ada sensasi asik ketika merasakan merokok di saat berkendara. Namun tahu gak sih kalau kebiasaan ini merugikan diri kita sendiri. Yang pertama bisa saja membuat kendaraan kita kebakaran. Abu rokok yang jatuh dan menyisakan bara api bisa saja membakar karpet atau jok mobil yang akibatkan kendaraan kamu kebakaran. Resiko lainnya jika mengenai pengendara di belakang kita ya bakalan bikin kita di maki-maki orang ya sob. Mending kalau cuman dimaki, kalau sampai diviralkan kan akhirnya juga bikin kita malu sendiri.

B. Menerobos Lampu Merah

Terkadang kita suka mengejar waktu agar bisa sampai tujuan dengan tepat waktu. Akhirnya kita sering dikit-dikit terobos lampu merah untuk mengurangi waktu yang terbuang di traffic light. Sebenarnya ada resiko dari menerobos ini. Yang pertama bisa bikin kita kena tilang dan yang kedua bisa bikin kita mengalami accident dengan pengendara dari jalur lain tanpa kita prediksikan.

C. Menggunakan Hp Saat Berkendara 

Sebenarnya kamu masih susah menghilangkan kebiasaan ini saat berkendara. Apalagi kalau ada pesan masuk bawaannya gatel banget untuk segera balas. Takut nanti lupa kalau ada pesan WhatsApp yang gak terespon sesegera mungkin.

Namun resiko ini lebih buruk apabila mengganggu konsentrasi berkendara. Bahkan bisa membawa resiko celaka kalau kamu lagi apes ya gaes. Sebaiknya sih tunda buka hp. Dan nanti cari aja waktu khusus ketika menepi.

D. Kondisi Ngantuk / Mabuk

Masih saja kamu bandel bawa kendaraan baik dalam keadaan ngantuk atau bahkan dalam keadaan mabuk. Kamu pikir masih bisa menguasai kendaraan dalam kondisi itu seterusnya.

Kita gak bisa mastiin hal ini akan berjalan lancar. Ada kalanya kondisi ngantuk dan mabuk rupanya menjadi penyumbang terbesar di kecelakaan lalu lintas loh sob. Sedikit saja kamu tertidur hanya 5 detik maka setir bisa berbelok arah.

Jangan lupa untuk bikin kendaraan kinclong dengan perawatan maksimal dari Modiu Auto Detailing Jogja. Gak cuman sekedar salon mobil aja .. tapi perawatan premium yang kami tawarkan bisa bikin Anda suka !!!

Ini Dia Resiko Membeli Kendaraan Mati Pajak

Tidak punya uang cukup untuk membeli kendaraan idaman uang harganya melambung tinggi ? Rupanya masih ada trik rahasia lain yang tetap teruji. Dan bahkan kendaraan impian tersebut bisa kita beli dengan harga sangat murah dari harga pasaran. Misal saja, sebuah mobil Avanza Tipe G tahun 2019 yang pasarannya ada di harga 100 juta ini, bisa Anda dapatkan di harga cuman 80 juta atau bahkan bisa cuman 60 juta saja. Kok bisa semurah itu ya ??? Pasti mobilnya bodong alias gak punya surat-surat.

Enggak juga sih ! Harga semurah itu bisa didapat dengan kondisi surat-surat yang masih lengkap ya sob. Karena apa ?

Karena ternyata mobil tersebut dalam kondisi mati pajak. Apalagi kalau sampai kondisinya tidur pulas biza sampai sampai 50 juta loh. Ini real beneran ya gaes. Bukan rekayasa dan bukan hal menganehkan. Memang semua jenis kendaraan kalau berkondisi mati pajak, harganya bisa terjun bebas.

Dari yang aslinya 70 juta, maka bisa saja harganya menjadi 40 juta rupiah saja sob.

Namun rupanya ada beberapa resiko membeli kendaraan dengan kondisi mati pajak ya sob ? Ini dia resikonya …

A. Bisa Diblokir

Resiko terburuk akibat membeli kendaraan yang sudah mati pajak adalah adanya kemungkinan mengalami blokir. Bisa saja kondisi kendaraan tersebut akan diblokir oleh pihak Samsat terdaftar. Kalau sudah diblokir ibaratnya seperti kendaraan yang semi bodong. Ibaratnya surat-surat seperti STNK dan BPKB menjadi tidak terpakai lagi ya sob. Ya masih ada kemungkinan registrasi ulang, buka blokir. Dan resiko buruknya adalah blokir permanen. Kalau sudah kena blokir, maka untuk dibawa bepergian jadi gak nyaman lagi deh.

B. Biaya Hidupkan Bisa Lebih Mahal

Resiko yang kedua apabila membeli mobil dengan status pajak mati adalah biaya menghidupkan pajak yang tidak bisa kita tebak dan bahkan menguras kantong. Mungkin aja harga pasaran mobil 80 juta, kemudian Anda beli cuman di 60 juta. Tahu-tahu biaya untuk pengurusan pajak dan denda bisa habiskan 30 juta. Wah, akhirnya harga mobil Anda sama aja jadi 90 juta.

Jadi ya siap aja deh dengan resiko terburuk kedua ini sob. Emang ada untung ruginya sih beli yang mati pajak. Kalau ada pemutihan sih mending, nah kalau kena denda tinggi kan jadi rugi sendiri deh.

C. Jual Ulang Lebih Sulit

Resiko kerugian ketiga dari membeli mobil atau motor dengan mati pajak adalah membuat kita kesulitan ketika ingin menjual kembali.

Tidak seperti mobil normal yang bisa dijual hanya dalam hitungan Minggu atau paling lama 1 bulan. Mobil atau motor mati pajak bisa saja butuh waktu berbulan-bulan untuk bisa laku kembali.

D. Rasa was-was di jalan

Untuk resiko yang keempat adalah adanya rasa was-was ketika dipakai untuk bepergian kemana-mana. Ya iyalah gaes. Anda pasti takut kalau sewaktu-waktu ada razia di jalan raya. Memang bawa kendaraan pajak aktif dan mati bakal beda rasanya.

Akhirnya Anda akan berkendara di saat jam-jam atau waktu tertentu saja. Rasa leluasa Anda jadi berkurang. Ibaratnya kayak Anda bepergian tanpa SIM atau surat-surat.

Sedikit iklan, kalau Anda butuh mobil Anda jadi glowing maksimal bisa bawa aja ke Modiu Auto Detailing. Pusatnya bengkel salon mobil dan detailing berkualitas di Jogja.

Apakah Kendaraan Capek Perlu Dijual ?

Dalam dunia jual beli kendaraan khususnya pada jual beli mobil bekas, kita sering banget mendengar istilah mobil capek. Apa sih sebenarnya mobil capek itu ? Yaitu sebutan lain dari mobil yang sudah memiliki km tinggi atau kilometer tinggi. Itu artinya, mobil tersebut sudah sangat sering dipakai dan sudah menempuh jarak hingga ratusan ribu kilometer sejak pertama kali dibeli dari dealer.

Bagi sebangain besar orang akan menilai bahwa kendaraan yang sudah berkilometer tinggi ini sudah tidak bagus lagi untuk dipelihara. Sehingga mungkin solusi yang yang bisa dilakukan adalah dengan menjualnya.

Mobil yang sudah ber km tinggi seperti sudah 300ribu hingga 500ribu km umumnya akan memiliki nilai jual murah. Maka dari itu, banyak pemilik mobil atau showroom nakal dengan mengakali ini. Dengan mereset odometer, maka km pada odo akan menjadi rendah kembali.

Lantas, apakah kalau kita memiliki mobil atau motor yang ber km tinggi haruskah dijual ?

Sebenarnya jawabannya akan sangat relatif ya sob. Mungkin sebagian orang akan memilih untuk menjual dan sebagian lagi akan mempertahankan sampai kapanpun. Toh nanti misal beli lagi belum tentu dapat yang kondisinya bagus.

Memang km tinggi tidak jaminan kondisinya jelek, begitu juga kendaraan berkilometer rendah itu jaminan masih bagus. Satu kata kunci ini harus Anda pegang ya sob agar jangan sampai salah kaprah.

Penyebab umum kendaraan capek murah terletak pada masalah beragam sparepart yang nantinya bakalan ganti akan lebih banyak. Sehingga bagi pemilik tidak ingin membiayai penggantian sparepart tersebut akan dijual. Bagi pembeli akan membeli murah karena dia sudah tahu resiko pergantian beragam sparepart akan mengeluarkan biaya banyak.

Namun bagaimana jika ternyata kendaraan km tinggi tersebut benar2 terawat ?

Misalnya sering ke bengkel resmi dan rajin service ? Maka bisa jadi kendaraan tersebut tidak perlu dijual. Karena kendaraan rutin service ini sudah melakukan banyak perawatan terhadap segala resiko. Dan bahkan untuk pergantian sparepart umumnya sudah sering diganti berkala.

Menjual mobil yang memiliki historis tinggi tentu akan sangat sayang ya sob. Apalagi jika itu adalah mobil pertama Anda. Begitu juga dengan motor kesayangan, pasti akan sangat sayang apabila dijual.

Jadi, karena Anda rajin service rutin maka sebenarnya tidak perlu ya gaes untuk menjualnya jika karena alasan tadi. Dan mungkin hanya perlu Anda lakukan ketika ada alasan kepepet atau alasan urgent lainnya.

Bahkan meskipun berumur bisa tetap layak pakai dan sehat.

Yuk bawa mobil tua kamu ke Modiu Auto Detailing Jogja. Selain rutin service, jangan lupa untuk dibawa ke salon mobil kami.

Garapan dijamin berkualitas dan hasilnya bikin Anda ngilerrr ya gaes.

Lihat deh dalamnya jadi sebersih itu !!!

Kapan Sebaiknya Mengganti Kampas Rem ?

Salah satu bagian vital pada kendaraan bermotor baik itu mobil ataupun motor adalah bagian rem. Bagian satu ini penting banget untuk menahan laju kendaraan saat kecepatan tinggi ataupun bahkan saat melewati jalanan turunan. Seiring penggunaan yang intens, bagian bernama kampas rem ini akan terus-menerus berkurang sehingga menipis. Hal ini akan mengakibatkan daya cengkeram rem menjadi kurang maksimal. Mengabaikan kampas rem tentu sangat beresiko, karena bisa meningkatkan bahaya terhadap resiko kecelakaan akibat rem blong ataupun sejenisnya.

Bicara kampas rem, kapan sih sebaiknya kita harus mengganti ? Anda bisa mempelajari dengan mengenali ciri-ciri dibawah ini.

A. Bunyi Berdecit Saat Di Rem

Salah satu tenda pertama yang bisa Anda kenali untuk memahami bahwa kampas rem Anda sudah habis adalah bunyi Berdecit saat Anda melakukan kegiatan pengereman. Bunyi ini akan hilang seketika ketika Anda melepaskan rem baik itu di kaki pada mobil ataupun di tangan pada kendaraan roda 2.

Bunyi ini terjadi karena gesekan piringan bukan lagi logam ke kampas melainkan logam bertemu logam. Hal ini akibatkan daya cengkeram kurang maksimal serta gesekan di bagian area tersebut menjadi lebih panas.

B. Injakan Pedal Rem Lebih Dalam

Biasanya untuk mendapatkan efek kendaraan bisa tertahan lajunya, anda hanya butuh injakan yang tipis-tipis. Namun kali ini Anda harus menginjak lebih dalam. Hal ini diakibatkan karena bagian kampas yang makin menipis sehingga tanda tersebut bisa dikenali dengan dalamnya injakan pedal rem..

Atau kalau pada kendaraan bermotor tarikan tuas rem tangan lebih dalam dari biasanya.

C. Daya Cengkeram Menurun Saat Penggunaan Rem

Yang ketiga untuk mengindikasikan bahwa sebaiknya Anda sebaiknya segera mengganti kampas rem ketika Anda menemukan bahwa kinerja rem sudah semakin menurun tidak se kuat sebelumnya.

Hal ini bisa jadi karena kampas sudah mau habis atau kampas tersebut bukan kampas ORI.

D. Usia Pakai Kendaraan

Untuk yang keempat adalah mengacu pada usia pakai kendaraan.

Selain mengacu pada poin ketiga di atas, kita juga bisa menggunakan standar pemakaian kilometer mobil. Biasanya dari pihak bengkel resmi akan infokan km selanjutnya untuk penggantian kampas rem.

Jika km dari acuan sudah mendekati atau melewati, maka sebaiknya segera ke bengkel resmi untuk melakukan pengecakan kondisi kampas rem dan segera menggantinya.

Selain ke bengkel resmi, Anda juga bisa ke bengkel detailing di Modiu Auto Detailing Jogja apabila kendaraan ingin tampil keren dan menawan.

Bikin kendaraan Anda lebih mempesona dengan tampilan kinclong, bersih serta memikat.

Jasa detailing Modiu menawarkan salon mobil dengan kualitas premium dan tidak meragukan ya ges.

Ciri Ban Sudah Tidak Layak

Salah satu hal penting yang wajib dipahami oleh semua pengendara adalah memahami pentingnya keselamatan berkendara. Ada banyak sekali pokok-pokok penting dalam dunia safety driving yang wajib kita pahami agar terhindar dari resiko kecelakaan. Pentingnya keselamatan berkendara ini sudah sangat sering dibahas di konten autodetailingjogja.com di beberapa pertemuan. Ini wujud tanda peduli kami pada teman-teman pegiat otomotif. Karena hobi juga harus diimbangi dengan memahami kesadaran akan keselamatan.

Safety driving ini tidak hanya ditekankan pada perilaku pengemudi saja, tapi juga harus ditekankan pola pada kondisi kelayakan kendaraan. Apa saja perilaku pengemudi yang penting ?

Seperti hindari kebut-kebutan, hindari nyetir dalam keadaan ngantuk dan juga dalam keadaan mabuk. Bahkan sampai yang paling simple seperti mengoperasikan ponsel juga tidak dianjurkan saat mengemudi ya sob.

Kalian ini kita bakal tekankan pada aspek kondisi kendaraan. Khususnya kita mau bahas tentang kondisi ban. Ini penting banget sob, karena ban adalah bagian vital di kendaraan yang sangat berpengaruh pada keselamatan. Tak sedikit kejadian ban pecah adalah bagian dari kecerobohan pemiliknya. Untuk hindari hal ini, kita kenali yuk ciri-ciri ban yang sudah tak layak pakai.

A. Usia Ban Ketuaan

Ciri pertama untuk mengetahui ban tidak layak pakai adalah ketika Anda menemui usia ban kendaraan Anda sudah terlalu tua dengan usia pakai sekarang. Contohnya saja misalnya sekarang tahun 2024, maka misalkan Anda memakai ban yang tertulis tahun 2019 atau bahkan 2015 maka udah dipastikan itu sangat berbahaya ya gaes. Usia ban terlalu tua ini tidak layak untuk dipakai karena membahayakan. Dari segi kualitas, usia ban makin berumur maka makin menurun.

B.Motif atau Batikan Ban Rusak / Habis 

Ciri-ciri kedua kalau ternyata ban yang Anda pakai tak boleh dipakai adalah ketika Anda menemukan motif atau pattern batikan ban sudah mulai halus, mendekati botak atau malah ada beberapa motif yang sompel.

Ini baiknya jangan dipakai sob. Gak baik karena sangat beresiko.

C. Terlihat Kawat / Benang

Ciri ekstrem yang mungkin banyak ditemui pada pemilik kendaraan bandel adalah ketika banyak pengguna yang pelit dan malas ganti ban kalau belum sampai botak. Terkadang efek botak ini bisa mengikis lapisan ban sampai terlihat Kawat atau benang muncul keluar.

Kalau kawat dan benang ini muncul, itu artinya ban tersebut sudah sangat tipis dan beresiko fatal jika tetap dipakai.

D. Sudah Banyak Tambal & Sering Kempes

Ciri keempat bahwa kelayanan ban tidak direkomendasikan untuk dipakai jarak jauh adalah ketika Anda menemukan kondisi ban sudah memiliki banyak sekali titik tambal.

Selain itu juga ban tersebut sudah rentan kempes maka sebaiknya ganti dengan yang baru, atau kendaraan jangan dibawa jauh.